Torch

Tipe Traveler Apakah Sob? Yuk Ikuti Kuis Kepribadian Ini! ;)

Setiap traveler memiliki kecenderungan atau pilihan masing-masing dalam menentukan destinasi wisata hingga kegiatan favorit saat traveling. Kecenderungan tersebut tanpa disadari merupakan bagian dari kepribadian seorang traveler. Menurut survey yang dilakukan oleh TORCH, terdapat 4 tipe kepribadian traveler berdasarkan beberapa faktor. Penasaran tipe traveler apakah sebenarnya Sob? Yuk ikutan kuis simple dibawah ini, check it out!
  1. Tempat traveling favorit? A. Pantai B. Tempat bersejarah, cth: candi, museum C. Mall, tempat kuliner/restauran D. Gunung/bukit/hutan
  1. Sob lebih suka traveling dengan siapa? A. Pasangan/pacar B. Teman C. Keluarga D. Sendiri
  1. Aktivitas traveling favorit? A. Menikmati sunrise/sunset di pinggir pantai B. Keliling tempat bersejarah C. Shoping dan wisata kuliner D. Kegiatan outdoor, cth: hiking, flying fox, bungee jumping
  1. Transportasi favorit ketika traveling? A. Bus, kereta api B. Kendaraan pribadi C. Pesawat terbang D. Hitchiking/nebeng untuk sampai ke tempat tujuan traveling
  1. Jenis tas yang selalu dibawa ketika traveling? A. Backpack/tas ransel B. Travel bag/duffle bag C. Koper D. Carrier/tas gunung
  Cek hasilnya di bawah ini! # Jika lebih banyak jawaban A, maka Sob termasuk tipe ROMANTIC TRAVELER Tipe traveler ini cenderung menyukai tempat-tempat dengan view yang indah nan romantis. Bersantai berdua dengan pasangan menikmati sunset di pinggir pantai atau puncak bukit akan jadi pengalaman menyenangkan dan tak terlupakan. Rekomendasi tempat traveling: Bali, Batu (Malang), Lembang, Phuket (Thailand), Paris, Santorini, Maldives, Venesia # Jika lebih banyak jawaban B, maka Sob termasuk tipe INTELLECTUAL TRAVELER Tipe traveler ini cenderung menyukai tempat-tempat seni dan bersejarah, mengenal asal-muasal suatu tempat atau kejadian dengan mengunjungi berbagai museum dan candi yang ada di tempat tujuan traveling bersama teman. Rekomendasi tempat traveling: Yogyakarta, Toraja, Eropa, India, Machu Picchu, Istanbul, Kairo # Jika lebih banyak jawaban C, maka Sob termasuk tipe LUXURIOUS TRAVELER Tipe traveler ini cenderung menyukai tempat-tempat dengan fasilitas modern dan mewah untuk menikmati tempat wisata. Mulai pergi menggunakan pesawat terbang atau bahkan menyewa jet pribadi, menginap di hotel berbintang hingga jalan-jalan ke tempat wisata dengan budget fantastis Dari tampilan luarnya, biasanya tipe ‘luxurious traveler’ dapat dikenali dengan bawaannya berupa koper, tas dan setelan pakaian branded. Rekomendasi tempat traveling: Bali, Lombok, Raja Ampat, London, Paris, Jepang, Korea Selatan # Jika lebih banyak jawaban D, maka Sob termasuk tipe ADVENTUROUS TRAVELER Tipe traveler ini cenderung menyukai tempat-tempat dengan suasana alam seperti pegunungan, perbukitan atau hutan. Mereka pun senang melakukan berbagai jenis kegiatan outdoor yang dapat menantang adrenalin mulai dari trekking, hiking hingga melakukan hal-hal ekstrem seperti bermain water sport, paralayang, flying fox dan bungee jumping. Rekomendasi tempat traveling: Lombok (Gunung Rinjani), Matantimali –Sulawesi (Paralayang), Bali (Water Sport & Bungee Jumping), Selandia Baru (Flying Fox, paralayang, bungee jumping), Brazil (hutan Amazon), Tanzania (Savana Afrika) Dari ke-4 tipe traveler yang telah disebutkan, termasuk tipe apakah Sob? Share jawabannya ya! :D  
Written by: @hanie_20

Full article →

Apa Perbedaan Paspor & Visa? Yuk Cari Tau!

Ada beberapa hal yang harus Sob persiapkan untuk traveling ke luar negeri, diantaranya ialah paspor dan visa. Bagi Sob yang masih bingung tentang perbedaan paspor dan visa, berikut akan TORCH jelaskan secara rinci; #PASPOR Syarat utama bagi Sob yang ingin bepergian atau traveling ke luar negeri ialah dengan memiliki paspor. Terdiri dari 2 jenis, paspor biasa berbentuk buku kecil dan paspor elektronik atau yang lebih dikenal sebagai e-passport, merupakan identitas resmi kewarganegaraan seseorang. Ketika memasuki wilayah negara lain melalui bandara atau pelabuhan, petugas imigrasi akan mengecek paspor Sob untuk melakukan pendataan dan verifikasi. Paspor juga akan diberi cap (stempel) atau disegel dengan visa yang dilakukan oleh petugas negara tempat kedatangan. Dokumen Pembuatan Paspor Untuk membuat paspor, Sob dapat mengisi formulir via https://ipass.imigrasi.go.id:9443/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml atau bisa dengan mendatangi kantor imigrasi terdekat yang ada di daerah tempat tinggal dengan menyiapkan beberapa dokumen sebagai berikut; -Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk) -Fotocopy Kartu Keluarga -Fotocopy Akte Kelahiran/Surat Nikah/Ijazah Terakhir *Bawa juga dokumen aslinya untuk verifikasi Biaya Pembuatan Paspor Biaya pembuatan paspor pun beragam sesuai dengan jenis dan jumlah halamannya; -Paspor biasa 48 halaman Rp. 300.000,- -Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman Rp. 600.000,- -Paspor biasa 24 halaman Rp. 100.000,- -Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman Rp. 350.000,- (*saat ini belum tersedia) *Sumber: http://www.imigrasi.go.id/   #VISA Bagi yang belum pernah atau baru akan pertama kali ke luar negeri, biasanya bingung membedakan antara visa dan paspor. Sederhananya, paspor ialah 'KTP' untuk keluar negeri sedangkan visa merupakan tiket masuk ke suatu negara yang bisa di “beli” di perbatasan / bandara yang akan di tuju (visa on arrival, berbentuk sampel) atau diajukan sebelum berangkat melalui kantor kedutaan suatu negara (visa pre-arrival, berbentuk stiker). Tiap negara memiliki syarat sendiri bagi orang asing yang akan mengajukan visa. Biayanya pun berbeda-beda tergantung kebijakan negara tersebut, Selain itu, ada juga beberapa negara yang bisa Sob kunjungi tanpa memerlukan visa. Mayoritas ialah negara-negara di Asia Tenggara selain Papua Nugini dan Myanmar. *Update terbaru, khusus Myanmar harus mengajukan visa on arrival ke kedutaannya. List Negara Bebas Visa bagi WNI, klik http://www.torch.id/spot-destination/list-negara-bebas-visa-bagi-wni   Short Tips: Untuk menghemat budget traveling ke luar negeri, Sob dapat meringkas barang bawaan dengan hanya membawa #backpack (klik http://www.torch.id/product-category/backpack) dan #travelpouch (http://www.torch.id/product-category/travel-pouch-series)  
Written by: @hanie_20

Full article →

Lakukan 5 Cara Ini Agar Dompet Sob Aman Ketika Traveling!

Traveling bisa jadi pengalaman tak mengenakkan jika Sob ceroboh atau tidak berhati-hati. Kehilangan barang khususnya dompet ketika traveling merupakan salah satu contohnya. Untuk mencegah hal tersebut, lakukan 5 cara ini agar dompet aman ketika traveling; 1. Jangan perlihatkan dompet di depan umum Sebisa mungkin jangan mengeluarkan serta memperlihatkan dompet ketika tengah berada di fasilitas umum seperti di dalam angkot, terminal bus dan di tempat ramai lainnya. Hal ini dapat mengundang copet untuk mengintai Sob. 2. Simpan dompet di tempat yang tersembunyi Agar tak menarik perhatian orang jahat, simpan dompet serta barang berharga milik Sob lainnya di tempat yang tersembunyi misalnya di dalam saku jaket yang tertutup (memiliki seleting). Hindari juga untuk menyimpan dompet di dalam saku celana bagian belakang karena bisa jadi sasaran empuk para copet. 3. Simpan dompet di tempat yang aman Untuk mengantisipasi hilangnya dompet saat traveling, lebih baik Sob menyimpannya di tempat yang aman seperti di dalam travel pouch. Tipsnya ialah dengan memakai/selempangkan travel pouch di depan agar bisa terus Sob pantau, 4. Gunakan rantai untuk mengamankan dompet Bagi Sob yang tak suka membawa banyak barang ketika traveling ataupun melakukan kegiatan outdoor, gunakan rantai yang dikaitkan di slot ikat pinggang untuk mengamankan dompet. Hal ini bisa jadi cara teraman dan simple untuk menyimpan dompet di dalam saku celana, 5. Pisahkan sejumlah uang di beberapa tempat Sebagai antisipasi jika Sob kehilangan dompet, pisahkan sejumlah uang ke dalam beberapa tempat seperti saku jaket, saku celana bahkan bisa juga di dalam kaos kaki.   Article (On Pict): Dompet kulit imitasi Blyth Info & order, klik http://www.torch.id/shop/accessories/blyth atau hubungi CS via; -LINE@: @torch.id (klik http://line.me/ti/p/%40torch.id) -Sms/whatsapp: 081931342126 -Pin: 5B6B532D (klik www.pin.bbm.com/5B6B532D)  
Written by: @hanie_20

Full article →

Mau Liburan ke Luar Negeri di Akhir Tahun? Yuk Cek Dulu Kurs Rupiahnya Sob!

Akhir tahun ialah saatnya bagi Sob untuk menghabiskan waktu libur panjang dengan liburan ke tempat-tempat seru, termasuk ke luar negeri. Namun sebelum Sob memutuskan liburan ke luar negeri, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Ya! Apalagi jika bukan budget... Di akhir tahun atau yang juga dikenal sebagai peak season, biaya traveling seperti tiket pesawat, hotel dan akomodasi lainnya bisa dipastikan melambung tinggi. Jika Sob tak mau mendadak bangkrut setelah liburan, sebaiknya persiapkan anggaran budget beserta itinerary perjalanan agar budget tak tersedot sepenuhnya. Termasuk memperhatikan kurs rupiah terhadap mata uang negara asing yang akan Sob kunjungi. Berikut ini merupakan daftar kurs (nilai tukar rupiah) yang bersumber dari website Bank Indonesia pada tanggal 7 Desember 2015.

[table id=4 /]
So, siap liburan akhir tahun Sob? Have a great holidays! :D
Written by: @hanie_20
Web source:www.bi.go.id

Full article →

TIPS & TRIK FLASHPACKERAN HEMAT KE SINGAPURA (2 HARI 1 MALAM)

Berawal dari quotes,
“Once a year, go someplace you’ve never been before”

Saya dan sahabat saya, Irna, ‘iseng’ merencanakan liburan kilat ke negara tetangga, Singapura. Mulai dari berburu tiket pesawat promo, hunting penginapan hingga cari tiket wisata murah secara online kita lakuin sendiri demi liburan hemat dan murah. Berikut ini langkah serta tips bagi Sob yang ingin coba flashpackeran 2 hari 1 malam ke Singapura.

• Berburu Tiket Pesawat Promo

Yang terpenting ketika Sob akan melakukan flashpacker hemat ialah mendapatkan tiket pesawat semurah mungkin karena budget terbesar ada di tiket pesawat. Rajin-rajin cek website atau sosmed maskapai low-fare, contohnya Air Asia. Sob bisa mendapatkan harga miring untuk tiket pulang-pergi (PP) hingga rate Rp 600ribu-an. Walau ketika melakukan flashpacker saya mendapat tiket Rp 779ribu/orang untuk PP (tanpa tambahan apapun, seperti bagasi, pilih kursi, asuransi dan makanan).

• Hunting Penginapan Murah

Hal yang terpenting kedua ialah penginapan. Hunting penginapan atau hostel murah melalui web-web seperti Agoda dan Traveloka karena biasanya harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan booking langsung ke penginapan/hostel yang dituju.

Selain itu, kita juga bisa melihat review para traveler yang pernah menginap untuk dijadikan bahan pertimbangan. Waktu itu saya order penginapan 5footway Inn Bugis via Traveloka dengan rincian 1 kamar Superior Double (window) with shared bathroom (kamar mandi terpisah) dengan harga Rp 613.193 semalam untuk 2 orang. Jadi saya hanya membayar sekitar Rp 306.600 untuk penginapan di daerah Bugis.

Saya memilih penginapan ini karena lingkungannya yang aman dan nyaman, dekat dengan Masjid Sultan dan pusat perbelanjaan cinderamata dengan harga relatif murah. Walau kamarnya cukup kecil, tapi bersih serta pelayanannya sangat ramah ditambah sudah termasuk sarapan dan Wi-Fi (ini penting untuk dunia per-updetan, hehe). 5footway Inn Bugis ini juga dekat dengan stasiun MRT Nicoll Highway, kurang dari 5 menit jalan kaki.

[caption id="attachment_5425" align="aligncenter" width="640"]Suasana Sarapan di Penginapan 5FootWayInn Suasana Sarapan di Penginapan 5FootWayInn[/caption]  

Jika Sob ingin mendapatkan penginapan atau hostel lebih murah, Sob bisa memesan kamar hostel dormitory dengan jumlah 4-14 orang per-kamar. Range harganya mulai dari Rp 130ribu-an per orang.

• Cari Tiket Wisata Murah

Bagi saya, berlibur ke Singapura kayaknya gak lengkap kalau cuma jalan-jalan keliling doang Sob. Alhasil, saya dan Irna memutuskan untuk mengunjungi Sentosa Island tepatnya museum patung lilin Madame Tussaud. Kami membeli tiket secara online di Buka Lapak seharga Rp 222 ribu. Lebih murah dibandingkan beli langsung di ticket box Sentosa Island seharga S$ 30 (sekitar Rp 291 ribu, dengan rincian 1 dollar Singapura sebesar Rp 9.700). Sob bisa browsing di beberapa online store terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk beli tiket karena harga-nya berbeda-beda.

  • Menyusun Itinerary Walaupun keliatannya sepele, itinerary atau rencana perjalanan sangat penting untuk flashpackeran Sob!

Dengan membuat list tempat mana yang akan dikunjungi, Sob dapat memanfaatkan waktu selama disana secara maksimal. Dibawah ini ialah contoh itinerary ketika saya dan sahabat saya melakukan flashpackeran 2 hari 1 malam di Singapura:

[caption id="attachment_5399" align="aligncenter" width="1003"]Contoh itinerary flashpacker 2 hari 2 malam ke Singapura Contoh itinerary flashpacker 2 hari 1 malam ke Singapura[/caption]   • Akomodasi dan Perlengkapan Beli Tiket STP (Singapore Tourist Pass)

Untuk transportasi selama disana, Sob bisa sesuaikan dengan itinerary atau rencana perjalanan. Jika Sob akan lebih sering jalan-jalan ke berbagai tempat, lebih baik Sob membeli tiket transportasi bernama STP (Singapore Tourist Pass). STP ini dikhususkan untuk turis yang akan tinggal/berlibur di Singapura dalam waktu singkat mulai 1-3 hari. Kelebihan dari STP ini ialah Sob bisa naik turun MRT (Mass Rapid Train), LRT (Light Rapid Train) dan bus sepuasnya tanpa harus ribet Top-Up.

[caption id="attachment_5426" align="aligncenter" width="439"]MRT Singapore Suasana MRT Singapore[/caption]    

Saya membeli STP untuk 2 hari seharga S$ 26 (sekitar Rp 252.200). Memang agak mahal, tapi Sob dapat refund/ menerima uang kembali sebesar S$ 10 setelah mengembalikan kartu STP ke counter passanger (note: kartu STP ini bisa di-refund atau dimiliki, saya sendiri memilih refund di counter passanger Bandara Changi terminal 1 sebelum pulang ke Indonesia karena lumayan dapat kembali 10 dollar, keliatan ‘hemat’ nya ya,, hhi).

[caption id="attachment_5400" align="aligncenter" width="480"]Singapore Tourist Pass Singapore Tourist Pass[/caption]   Paket Internet

Sehari sebelum ke Singapura, saya dan Irna memutuskan untuk patungan membeli paket internet international roaming (Hot Promo Singapore) Telkomsel untuk internetan, sms dan telepon seharga Rp 150ribu (Rp 75ribu/orang). Paket internet ini penting untuk flashpacker yang baru pertama kali ke Singapura. Kami menggunakannya untuk akses google map (agar gak nyasar), mengabari keluarga dan tentunya update dong biar eksis hha (maklum anak muda masa kini).

Makanan Halal

Bagi Sob yang beragama muslim, tentunya makanan halal penting dong… Saran saya, selalu cari makanan dengan tanda atau tulisan Halal. Jika tak menemukan tempat makan dengan tanda halal, cari yang ada tulisan “No Pork, No Lard”. Jika masih ragu-ragu juga, Sob bisa cari gerai-gerai fast food terkenal seperti McD, KFC, dll. karena sudah ter-SOP halal #CMIIW.

Harga makanan di Singapura pun bervariasi mulai dari S$ 2, contohnya roti prata, makanan India yang saya makan di sebuah resto India di Little India (pusing gak tuh baca India-nya? Hhi). Sob juga bisa coba nasi biryani dengan kari ayam di restoran Bugis seharga S$ 3.9. Sebenarnya ada beberapa resto dan makanan Indonesia, tapi come on buat apa jauh-jauh ke Singapura untuk makan-makanan dari negara sendiri :P

[gallery columns="2" size="large" ids="5401,5402"] Minuman

Karena harga air mineral di Singapura terbilang cukup mahal, sekitar S$ 1.2, sebaiknya Sob bawa tumblr atau tempat minum dari rumah. Karena disana terdapat keran air siap minum dan Sob dapat mengisinya dengan gratis,,,tis,,,, tis. Ya, namanya juga flashpacker hemat Sob! :D

Dokumen Penting

Untuk flashpackeran atau liburan ke Singapura, beberapa dokumen ini wajib Sob bawa dan Jangan Sampai Ketinggalan! * Passport dengan masa tenggang minimal 6 bulan * Identity Card atau KTP * Boarding Pass (Tiket pesawat PP… note: Jika Sob menggunakan Air Asia, maka Sob bisa Check In online via web sehingga tak perlu check in lagi di bandara alias langsung masuk ke ruang tunggu atau boarding room) * Bukti pembayaran penginapan Jika Sob memesan penginapan via online, cetak bukti pembayaran dan alamat tempat Sob menginap karena Sob harus mencantumkannya di embarkation form sebelum melalui pemeriksaan imigrasi.

Untuk membawa segala perlengkapan seperti pakaian dan dokumen-dokumen penting, saya dan Irna menggunakan tas travel (backpack) ukuran 24 L dan travel pouch (tas selempang) dari Torch. Simpel, gak ribet dan yang jelas ringan plus kuat sehingga menyenangkan dibawa saat flashpackeran.

Berikut ini beberapa foto hasil dokumentasi selama flashpackeran 2 hari 1 malam di Singapura, check it out! ;)
So, siap flashpackeran ke Singapura Sob?! :)
 
Written and Documented by: @hanie_20

Full article →

Mendaki Gunung Rinjani, "Gunungnya Para Dewa"

Sudah pernah mendaki ke Gunung Rinjani, Sob? Pastinya penasaran kan dengan keindahannya?

Gunung yang memiliki tinggi 3.726 meter ini merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Pulau Sumatra.

[caption id="attachment_5164" align="aligncenter" width="640"]Danau-Segara-Anak Danau-Segara-Anak (by: blog.hicity.co.id)[/caption]

Gunung Rinjani merupakan gunung yang dipercaya oleh masyarakat hindu bali sebagai tempat bersemayamnya para dewa selain dua gunung lainnya yaitu Gunung Semeru dan Gunung Agung. Banyak jalur pendakian untuk mencapai puncaknya, namun jalur yang umum dipakai oleh para pendaki adalah jalur Sembalun-Senaru.

Mengawali pendakian dari jalur sembalun, kita akan disuguhkan pemandangan savana yang begitu luas. Panas terik matahari langsung menyorot tubuh para pendaki, oleh karenanya sepanjang jalur sembalun sampai puncak terdapat 3 pos peristirahatan yang biasa digunakan pendaki untuk beristirahat meneduh atau juga mendirikan tenda.

[caption id="attachment_5166" align="alignnone" width="810"]Jalur Pendakian Sembalun Jalur Pendakian Sembalun (by: arsiyawenty.wordpress.com)[/caption]

Sesampainya di pos 3, para pendaki biasanya akan bermalam dulu lalu hari berikutnya melakukan pendakian ke puncak, biasanya mengambil waktu tengah malam untuk mengejar matahari terbit. Setelah puas dengan pemandangan matahari terbit, para pendaki bersiap untuk turun melalui jalur Senaru. Di jalur pulang sob bisa juga mendirikan tenda di sekitar Danau Segara Anak, di sana Sob bisa memancing ikan ataupun berendam di sekitar danau.

Sebuah paket pendakian yang lengkap untuk sebuah Gunung di Indonesia. Pemandangan di jalur turun melalui Senaru dipenuhi pohon-pohon yang sangat kontras dengan jalur pendakian Sembalun. Begitu banyak panorama yang akan kita dapatkan ketika kita mendaki Gunung Rinjani.

Sebelum Sob memutuskan untuk mendaki Gunung Rinjani, ada beberapa tips yang bisa sob ikuti sebelum melakukan pendakian ke Gunung Rinjani.

  1. Rencanakan anggaran pendakian dari jauh-jauh hari. Anggaran dari mulai transportasi, logistik, menyewa alat-alat dan lain-lainnya.
  2. Persiapkan logistik (perbekalan) lebih dari hari pendakian yang kita anggarkan dan jangan pelit untuk membeli bahan makanan bervariasi dan bergizi.
  3. Pastikan dahulu apakah kita akan menggunakan porter atau tidak, survey dahulu berapa harga porter dan kebiasaan-kebiasaan porter di Gunung Rinjani.
  4. Disarankan untuk mengambil jalur berbeda ketika mendaki dan turun, seperti Sembalun dan Senaru, karena akan memberikan pengalaman yang berbeda di setiap jalurnya.
  5. Siapkan perlengkapan seperti manset dan topi untuk melewati jalur Sembalun guna melindungi dari sengatan panas matahari
  6. Sob juga bisa membawa alat pancing untuk memancing di Danau Segara Anak yang konon ikannya besar-besar!

Setelah semua persiapan sudah terceklis, siapkan pula fisik yang kuat, baiknya juga melakukan pendakian-pendakian kecil ke gunung-gunung yang lebih rendah dari Gunung Rinjani. Setelah itu siapakan mata Sob untuk menikmati panorama keindahan Gunung Rinjani yang disebut sebagai 'setitik keindahan surga di dunia'.

Selamat mendaki Sob!!!

#Sumber gambar dan tulisan berasal dari beberapa web dan blog
Written by: @teguhgetuk
Edited by: @hanie_20

Full article →

Smartphone dan Traveling- Optimalkan Ponsel Pintarmu!

Sebelum membaca lebih lanjut coba jawab pertanyaan dibawah ini dulu.

“Saat sedang dalam perjalanan travelling, ponsel Sobatorch dipakai untuk apa saja?”

Kalau jawabannya hanya selfie, chating lalu untuk fb-an,path-an dsb… sayang betul lho! Ponsel pintar Sob itu sebenernya jauh lebih kuat daripada itu, dan bisa jauh lebih berguna dengan apps-apps yang tersedia untuk para pejalan tangguh.

Berikut ini beberapa tips dan apps yang bisa membuat ponsel pintar Sob lebih pintar dan tangguh untuk perjalanan jauh! Juga berguna untuk kenangan perjalanan yang menyenangkan!

Ubah selfie jadi dokumentasi

Tak ada salahnya selfie, ayo selfie yang banyak!

Apakah Sob tahu, kalau salah satu benda terpenting yang dibawa para pengungsi Suriah ke Eropa adalah ponsel pintar? Dan mereka sering selfie?

Ternyata para pengungsi yang merupakan kelas menengah ini menggunakan ponsel pintar mereka untuk berkomunikasi dengan keluarganya, bercerita tentang pengalaman mereka dan mendokumentasikan perjuangan mereka. Salah satu pengungsi berkata “saya melakukan selfie, supaya saya bisa bercerita ke anak cucu saya tentang perjalanan saya ini”

Nah Sob, itu hal yang penting untuk dicatat. Gunakan selfie-selfie dan foto yang Sob ambil untuk bercerita. Sebaga seorang traveler, tentu Sob tahu dong berbagi cerita tentang perjalanan selalu menyenangkan, apalagi kalau ceritanya memang menarik.

[caption id="attachment_5154" align="aligncenter" width="810"]Biara di kota Shangrila (Zhongdian), Tiongkok Sebuah biara di kota Shangrila (Zhongdian), Tiongkok.
Didepannya adalah puing-puing bekas kebakaran besar yang menghancurkan sebagian besar kota lama.
(Foto ini diambil menggunakan kamera ponsel pintar)[/caption]  

Sekarang bagaimana caranya supaya selfie jadi dokumentasi? Tambahkan elemen cerita disana! Jangan selfie depan candi borobudur tapi seluruh frame isinya hanya muka Sob saja. Coba tunjukkan pemandangan yang keren dengan bagian muka Sob yang kece sebagai pelengkap. Pasti lebih cetarr!

Jangan lupa juga menulis cerita, nama dan hal menarik yang Sob dapat dengan aplikasi notes yang ada di ponsel pintar Sob. Tambah foto situasi, makanan dan obyek, tinggal diramu lalu cetar membahana!

Kalau ke luar negeri agak lama, beli simcard dan paket data demi kelancaran internetan.

Nggak ada salahnya jad fakir WiFi. hemat bos!

Tapi dimanakah biasanya lokasi WiFi gratisan? Kafe? Kalau di kafe harus bayar juga toh. Airport?  Hotel? Pada akhirnya ngga semua tempat ngasih WiFi yang bener-bener gratisan. Kadang malah butuh usaha lebih mahal dan sulit yang ngebuat Sob-Sob kehilangan kesempatan.

Cerita nyata, saya dulu fakir WiFi dan terpaksa nyari-nyari WiFi gratisan untuk tahu informasi tentang satu acara yang saya cari. Sementara orang-orang yang saya tanya tidak tahu tentang acara itu. Singkat cerita, setelah berkeliliing setengah hari. Akhirnya saya terpaksa masuk kafe, beli minuman yang ternyata mahal demi WiFi. Ternyata acara itu dibatalkan. Seandainya saya tersambung ke internet, dan tahu info itu duluan, tentu saya nggak usah kehilangan setengah hari dan uang seharga minuman. Yang paling utama, tentu saya nggak gondok karena telat dapat informasi.

Simcard plus internet juga biasanya harganya nggak terlalu mahal kok. Di Thailand, simcard 3G gratis dibagikan di kantor informasi turis, tinggal langganan paket yang gak terlalu mahal. Kalo pergi berkelompok, tinggal beli simcard untuk satu orangsaja, sementara yang lain tinggal WiFi-tethering saja.

Jika anda punya paket internet tentu juga nggak masalah untuk menggunakan aplikasi online, seperti peta, pemesanan tiket dan hotel dan semacamnya. Tanpa harus nongkrong di kafe turis yang biasanya mahal dan kadang internetnya bapuk juga.

Namun jangan lupa, internet itu hanya pendukung perjalanan. Bukan tujuan Sobatorch jalan-jalan. Rugi amat kalau Sobatorch ada di depan Machu Pichu, tapi sibuk internetan doang.

Unduh Aplikasi peta online dan offline

Sebagai sarana penunjang perjalanan, sebaiknya Sob juga mengunduh aplikasi peta digital untuk memperlancar perjalanan Sob. Salah satu yang terbaik tapi perlu internet adalah WAZE dan googglemap (gratisan) . Namun, kalau Sob perlu app yang tak tersambung ke Internet. Berdasarkan pengalaman saya yang terbaik adalah ulmon pro citymaps2go (ada versi gratisan).

[caption id="attachment_5155" align="aligncenter" width="183"]Tampilan aplikasi citymaps2go Tampilan aplikasi citymaps2go[/caption]  

Peta Ulmon pro ini bisa saya pakai tanpa internet di Cina, Kyrgyzstan dan Iran (lumayan hemat kuota juga), namun awalnya kita perlu mengunduh dulu peta offline untuk diisi di aplikasi ini (nah begini saatnya jadi fakir WiFi).

Unduh aplikasi bahasa online dan offline

i-translate, googgle translate adalah salah satu aplikasi penerjemah bahasa yang terbaik untuk online. Untuk offline salah satu yang terbaik adalah Jibbigo, perlu unduh konten bahas dulu, tapi sangat berguna. Namun katanya apps Jibbigo ini sudah dibeli Facebook dan sudah tak ada lagi.

Unduh aplikasi keuangan

XEcurrency  (gratisan) adalah salah satu aplikasi online terbaik untuk melihat kurs mata uang.

Trailwallet dan expensify (gratisan) adalah applikasi yang berguna untuk mencatat pengeluaran kita saat berjalan-jalan.

Sementara CheckPlease (gratisan) berguna untuk menghitung jumlah pembagian biaya berkelompok termasuk pajak dan tips.

Gunakan aplikasi review dan booking hotel untuk memaksimalkan kenyamanan

[caption id="attachment_5156" align="aligncenter" width="174"]Tampilan aplikasi Wikitravel Tampilan aplikasi Wikitravel[/caption]  

Tripadvisor  (gratisan) dan Wikitravel  (gratisan) adalah aplikasi untuk membaca review dan pengalaman orang lain untuk satu lokasi tujuan perjalan. Biasanya ada tips perjalanan disini.

Caravansarai, Travelfish, Tripadvisor, Traveloka adalah website perjalanan yang berisi dan pengalaman orang lain untuk satu lokasi tujuan perjalan. Sangat berguna untuk mengetahui informasi tentang tujuan kita.

Hotelquickly, Bookhostel dan Agoda adalah website yang juga beberapa ada aplikasinya untuk kita memesan hotel di tujuan kita.

Tips: biasanya booking dari situs atau apps ini akan membuat kita mendapatkan diskon! Yeaaah!

Bawa charger, powerbank dan kabel-kabel ponsel pintarmu 

Nggak ada guna bawa  ponsel pintar supermahal dengan paket internet berjuta-juta gigabite kalo nggak bisa nyala.

Hmm, mungkin masih bisa untuk ganjel pintu atau ngelempar anjing sih. Tapi rasanya bukan itu fungsi ponsel pintar.

Written & documented by: Icak (@darmastyo)
Edited by: @hanie_20

Full article →

Tak Mau Dicap Udik? Perhatikan 5 Kebiasaan Ini Sebelum Traveling ke Negara Maju!

Ketika traveling ke negara maju, ada beberapa kebiasaan yang harus Sob perhatikan agar tak mengalami culture shock. Mulai dari hal kecil seperti buang air, berinteraksi dengan masyarakat hingga menggunakan berbagai fasilitas umum. Jangan sampai Sob dibilang udik dan tak tahu sopan santun saat berada di negara lain. Untuk itu, #TorchID merangkum 5 kebiasaan penting yang harus Sob perhatikan ketika traveling ke negara maju, seperti berikut ini.

1. Kebiasaan Buang Air

Dry Toilet

Kebanyakan toilet di negara maju seperti Eropa menggunakan sistem dry toilet alias toilet kering yang hanya menyediakan tisu untuk membersihkan diri ketika selesai buang air. So, ucapkan selamat tinggal pada air... Jika Sob masih risih dan belum terbiasa, solusinya adalah selalu bawa botol air saat akan buang air di toilet, simple bukan? :)

2. Kebiasaan Menggunakan Transportasi Umum

MRT STATION

Jangan samakan kebiasaan Sob di Indonesia saat sedang traveling ke luar negeri. Jika di Indonesia angkutan umum bisa Sob temui kapan saja dan dimana pun, di negara maju seperti Jepang, semua transportasi umum sudah terjadwal dan hanya bisa Sob naiki di halteu atau stasiun. So, jangan harap bisa 'cegat' bus sembarangan di pinggir jalan... Bukannya berhenti, bisa-bisa Sob dianggap aneh oleh orang-orang disana :P

3. Tepat Waktu

Tepat Waktu Saat Janjian

Jika Sob janjian bertemu orang lokal di negara maju, usahakan untuk selalu tepat waktu karena orang-orang di negara maju sangat menghargai waktu. Contohnya ialah orang Jepang yang terkenal dengan kedisiplinan serta ketepatan waktu. Mereka akan sangat kesal bahkan marah jika Sob memberlakukan jam karet saat janjian. Seperti yang tercantum dalam peribahasa, "waktu adalah uang", so hargai setiap detik waktumu dan orang lain ya Sob.

4. Hindari SKSD dan Basa-Basi

MRT SINGAPURA

Budaya orang timur dan barat memiliki beberapa perbedaan, khususnya dalam hal ramah-tamah. Di Indonesia, mungkin dianggap biasa jika kita senyum atau mengajak orang lain ngobrol ketika sedang berada di angkutan umum. Beda halnya ketika sedang berada di luar negeri khususnya negara-negara barat, basa-basi atau SKSD (Sok Kenal Sok Deket) tak dianjurkan karena salah-salah Sob akan dianggap aneh bahkan terlihat bodoh. Sebelum mengajak orang lain ngobrol, perhatikan dulu kebiasaannya... Jika mereka terlihat ramah dan mudah berbaur, Sob bisa coba berkenalan dan ajak ngobrol.

5. Kebiasaan Makan dan Minum

Air Keran Italia

 

Negara maju memiliki beberapa kebiasaan makan dan minum yang berbeda dari negara kita Sob. Contohnya ialah air keran di Singapura yang bisa langsung diminum oleh siapapun... Sob tak perlu khawatir karena air keran di negara maju sudah terjamin kebersihannya. Selanjutnya yaitu kebiasaan memberi tip (khususnya) jika Sob makan di restoran. Jangan lupa memberi uang tip kepada pelayan untuk menghargai service yang mereka berikan. Dam yang terpenting ialah 'adab' ketika makan... sebisa mungkin hindari makan menggunakan tangan kosong karena di beberapa negara seperti Eropa, makan menggunakan tangan kosong (tanpa sendok atau garpu) dianggap sangat menjijikan, apalagi jika ditambah menjilati jari sehabis makan, So, agar tak dicap sebagai 'orang aneh', lebih baik perhatikan kebiasaan yang berlaku di negara tujuan traveling Sob ya ;)

#Web & Picts Source: TORCH
Written by: hanie_20
 

Full article →

Apakah Sob Tipe Traveler Menyebalkan? Cek Ciri-Cirinya Disini!

#CeritaIcak #181HariKelilingAsia

Saat melakukan perjalanan, sebenarnya sob masuk tipe traveler seperti apa sih?

Jujur saja, saya sulit untuk menjawab pertanyaan seperti di atas. Saya menggangap diri saya sebagai traveler yang biasa saja, gak kurang gak lebih, “sedang-sedang saja” lah bahasa populernya. Seperti judul lagu ya :))

Selama saya melakukan banyak perjalanan, saya sering kali menemukan contoh nyata traveler yang enggak banget alias menyebalkan. Seperti yang saya temukan saat perjalanan keliling 11 negara Asia kemarin.

Hargailah warga lokal, jangan menjadi traveler yang menyebalkan!

Saat itu saya bertemu dengan seorang ibu berkebangsaan Finlandia (beliau sebelumnya berkebangsaan Taiwan yang bekerja sebagai pengajar bahasa Inggris di Spanyol, unik kan?). Ibu ini sangatlah unik, bahkan terlalu unik. Salah satu keunikannya ialah saat akan membeli makanan. Beliau gemar mencicipi semua makanan yang dijual. Ibu ini sering berkata tidak enak bila tidak menyukai makanannya lalu pindah ke makanan sebelahnya dan berkata tidak enak lagi hingga terus mencicip semua makanan sampai kenyang dan pada akhirnya tidak membeli satu makanan pun.

Masih ada satu kasus unik tentang Ibu ini. Suatu saat di dalam bis, ibu ini berpura-pura sakit perut agar mendapatkan tempat duduk dan menyingkirkan seorang nenek renta yang sebelumnya duduk di kursi tersebut. Nggak banget kan?

Namun jangan salah Sob... hal ini tidak ada hubungan dengan kebangsaan. Terlepas dari perilakunya yang menjengkelkan, ternyata ibu ini orangnya sangat baik sekali. Berkat dia, saya bisa couchsurfing di tempat kenalannya di Krygyzstan. Berdasarkan obrolan dengan host couchsurfer, saya tahu jika ibu ini membantu membersihkan rumah si tuan rumah ini. Ibu ini bahkan mengepel seluruh lantai dapur dan ruang makan walau sudah dicegah oleh si tuan rumah agar tidak perlu repot-repot membersihkan rumahnya. Namun si tuan rumah ini gagal mencegahnya. Ibu yang baik ini secara tidak sengaja berhasil membuat tuan rumah malu akan kebersihannya (yang sama sekali tidak kotor). Bahkan si tuan rumah harus membeli spons cuci piring baru karena alih-alih menggunakan lap pel, Ibu ini mengepel menggunakan spons cuci piring (dan tanpa merasa berdosa menaruh kembali spons itu ke tempat cuci piring. Sementar dengan diam-diam, si tuan rumah membuang spons kotor tersebut).

Saku Rahasia itu artinya RAHASIA...

Masih dengan cerita si ibu berkebangsaan Finlandia. Suatu waktu beliau mendapatkan wangsit untuk membeli makanan. Setoples madu yang manis. Rasa manis madu ini mampu meluluhkan hati si ibu untuk membelinya. Saat ia  hendak membayar, keunikan lainnya mulai terjadi. Saat itu ibu ini tidak memiliki uang som (mata uang Krygyzstan) di tangan atau di dompetnya. Tapi ia memiliki puluhan lembar uang som di saku rahasianya. Ya! Di saku rahasia yang biasanya menjadi tempat rahasia para traveler. Saku rahasia merupakan tempat uang cadangan untuk keadaan darurat. Mengingat namanya, “saku rahasia” sudah seharusnya tetap terjaga kerahasiaannya. Namun ibu ini membocorkan rahasianya sendiri. Ia membuka saku rahasia dan mengambil selembar dari belasan lembar uang som yang ia punya.

Satu hal yang jadi masalah di sini adalah letak posisi saku rahasia si ibu ini. Saku rahasianya terletak di bagian atas depan celana dalamnya. Saat itu Ibu ini sedang menggunakan rok. Saat akan membayar, ia mengangkat bagian depan roknya, membuat semua orang tertegun karena kaget melihat pemandangan yang tidak indah itu. Ia mengambil selembar uang som lalu memberikannya pada penjual, namun sang penjual enggan menerimanya (saya paham mengapa penjual itu menolaknya. Saya pun akan menolaknya bila ada di posisi si penjual).

Buah-buahan segar yang dicoba oleh si ibu. Tampak kanan atas adalah kaki dan rok yang digunakan si ibu
Buah-buahan segar yang dicoba oleh si ibu. Tampak kanan atas adalah kaki dan rok yang digunakan si ibu

Tentu saja setelah rahasianya ketahuan. Ibu ini bisa menjadi sasaran empuk kejahatan (walau mungkin para penjahat pun enggan merampok uang dari saku rahasianya).

Kalau mau memaki, pergunakan bahasa ibumu. Kecuali ibumu berbahasa Inggris, kalau begitu janganlah memaki!

Melakukan perjalanan memang gak selamanya menyenangkan Sob. Terkadang kita menemukan kejadian yang menyebalkan. Bahkan sering kita menjadi bagian dari kejadian menyebalkan itu. Seperti peribahasa yang berbunyi “sudah jatuh tertimpa tangga” dan malah terkadang besinya terbuat dari besi. Apabila badan sudah terasa letih dan kejadian menyebalkan menimpa kita, memaki adalah salah satu cara untuk menghilangkan stress.

Seperti kawan Polandia saya ini. Siang itu dia tertipu membayar makanan yang tidak enak dan sangat mahal. Saat kami naik bis malam ke kota Tabriz, kakinya dilipat karena tidak muat. Ditambah dengan sopir yang ugal-ugalan dan mengomel dalam bahasa Farsi.

Saya sendiri berusaha tenang dan mencoba untuk tidur. Sayangnya saya tidak bisa tidur karena ada seseorang yang menendang-nendang dengan tidak sabar dan berkata “fu*ck, fu*ck, fu*ck!”. Saya sangat merasa tidak nyaman dan merasa penumpang lainnya pun merasa terganggu.

Siapakah orang yang memaki-maki itu? Ternyata orang itu ialah teman Polandia saya. Dia menjadi pusat perhatian para penumpang lokal dan membuat nama traveler menjadi buruk. Saat bis berhenti di tempat peristirahatan, saya memberi tahu dia jika yang dia lakukan bukanlah hal yang baik. Setiap orang yang pernah menonton film berbahas inggris pasti tahu apa itu “fu*k”. Ia pun akhirnya menyadari kesalahannya.

Setelah bis kami berjalan kembali, keadaan menjadi lebih tenang. Akhirnya saya bisa tertidur pulas, begitu pun dengan penumpang lainnya. Sementara kawan Polandia saya ini berusaha mengurangi kekesalannya, mengubah nada suaranya lebih ceria walau tetap memaki-maki dalam bahasa ibunya.

Written & documented by: Icak (@darmastyo)
Edited by: @hanie_20

Full article →

SOB, INILAH LANGKAH MEMPERSIAPKAN KEUANGAN SEBELUM TRAVELING!

UANG..... Satu hal yang gak bisa dimakan tapi bisa untuk beli makanan. Uang, salah satu benda  bukan hal yang paling penting di dunia tetapi cukup mewakili. Suka atau gak suka, bahkan travelling pun harus mempersiapkan uang. Gak harus punya banyak uang sih, tapi tetep harus punya rencana keuangan.

Saya yakin banyak Sobatorch yang bingung sebelum melakukan perjalanan. Berapa jumlah uang yang harus dibawa? Aman tidaknya, gimana kalau hilang? Bingung tentang kurs mata uang, harus nuker dimana, dll. Nah loh! Gimana caranya biar gak bingung? Ya buat rencana tentang uang dong!

Dulu sebelum saya berangkat, saya bingung tentang berapa jumlah uang yang mesti saya tabung sebelum melihat dunia karena biaya hidup harian di tiap negara itu beda-beda! Semakin banyak mencari informasi, saya malah semakin bingung. Sampai akhirnya saya menemukan informasi di salah satu situs internet kalau kisaran biaya travelling adalah sekitar USD 30-50/ hari.

Wew! Angka itu masih agak terlalu besar untuk saya, tapi berhubung memang ingin jalan-jalan. jadilah saya lalu bekerja keras dan juga menabung giat lalu berjalan-jalan menghabiskan tabungan tadi.

Singkat kata saya berhasil mengumpulkan sejumlah uang yang bisa saya gunakan untuk beli motor ninja atau KLX atau  DP rumah. Mengingat banyak orang punya motor KLX, Ninja atau nyicil rumah, saya rasa nominal tabungan saya masih masuk akal kok, gak banyak-banyak amat.

Jadilah saya jalan-jalan! Yeaaay!! Apakah pengeluaran saya sesuai rencana tadi? Gak.

Ternyata, selama perjalanan uang yang tiap hari saya keluarkan kurang dari USD 30. Tapi ada hari-hari dimana pengeluaran melonjak! Hal ini terjadi kalau saya harus bepergian dari satu kota ke kota lain. Uangnya terpakai untuk membeli tiket perjalanan atau tiket untuk masuk ke satu area wisata Pengeluaran harian saya di negara Asia pun jauh dibawah USD 30 (terutama negara Asia Tenggara selain Singapura. Gak heran backpacker bule senang tinggal di Thailand berbulan-bulan). Pada akhirnya, kisaran pengeluaran sekitar USD 30-50 ini termasuk biaya transportasi saat saya perlu naik kereta atau bus jarak jauh.

Mengatur Keuangan Untuk Traveling
Ilustrasi: Mata Uang Riyal Iran

Perhitungan saya untuk biaya menginap setiap hari  di hostel sekitar USD 10-15, sisanya untuk makan paling mahal sekitar USD 3 sekali makan (dan saya gak selalu beli makan 3x sehari) dan transportasi harian, wisata dan lainnya saya anggarkan max USD 5. Nah biaya transportasi untuk tiket kereta atau bus atau pesawat atau lainnya ini yang biasanya mahal.

(Sekedar informasi, saat itu saya masih menggunakan kurs dollar 10rIbuan, biar ngitungnya gampang, hahaha, bukan kurs yang sekarang).

Nah, bagaimana cara untuk lebih berhemat dan mengurangi biaya kalau lagi traveling??

Jawabannya ialah nebeng, selalu pilih makanan murah. siap jalan kaki supaya biaya transport murah. Jalan kaki agak jauh demi harga makanan atau tempat menginap rumah (harga di dekat kawasan wisata, biasanya mahal-mahal), berbagi biaya transport dan biaya menginap dengan traveler lain. menginap gratisan dengan cara couchsurfing atau bertenda atau apapunlah.

Hasil akhirnya? Tabungan yang saya siapkan untuk perjalanan selama maksimal 4 bulan (kalau beruntung) ternyata cukup untuk 6 bulan perjalanan, Yeaah!

(Walau akhirnya tabungan saya habis bukan kepalang hahaha)

Written & documented by: Icak (@darmastyo)
Edited by: @hanie_20

Full article →

AYO KENALI GEJALA ACUTE MOUNTAIN SICKNESS (AMS) SEBELUM HIKING!

Pernahkan Sob merasa pusing tak tertahankan saat sedang mendaki gunung?

Jika iya, bisa jadi itu merupakan gejala ACUTE MOUNTAIN SICKNESS (AMS). Penyakit yang disebut juga altitude sickness ini dapat dialami oleh para pendaki, pemanjat tebing, pemain ski atau para traveler yang sedang berada di ketinggian ekstrem, biasanya diatas 8.000 kaki atau 2.400 mdpl. AMS disebabkan karena berkurangnya tekanan udara dan kadar oksigen yang rendah ketika berada pada ketinggian tertentu. Semakin cepat Sob mendaki, semakin besar pula kemungkinan terkena AMS. Selain itu, orang-orang yang tinggal di daerah perairan (laut) memiliki resiko lebih besar mengalami AMS.

[caption id="attachment_4537" align="aligncenter" width="650"]Level Oksigen di Berbagai Dataran Tinggi Pegunungan (by: tibetsongtsantravel.com) Level Oksigen di Berbagai Dataran Tinggi Pegunungan (sumber: tibetsongtsantravel.com)[/caption] GEJALA AMS

Gejala AMS yang mungkin Sob rasakan juga bergantung pada kecepatan pendakian dan seberapa keras Sob memaksakan diri, mulai dari gejala ringan hingga yang dapat mengancam nyawa. AMS dapat mempengaruhi sistem saraf, paru-paru, otot hingga jantung. Berikut ini merupakan gejala ringan AMS:

• Sulit tidur • Pusing tak tertahankan • Kelelahan • Hilang nafsu makan • Muntah-muntah • Peningkatan detak jantung • Nafas pendek atau terengah-engah Sedangkan untuk gejala yang lebih parah dapat diketahui jika Sob merasakan hal-hal berikut: • Warna kulit menjadi kebiruan • Sulit bernafas • Merasa bingung atau kacau • Batuk-batuk • Batuk darah • Penurunan kesadaran • Pucat • Tak dapat berjalan lurus • Nafas tersengal ketika tidur PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN

Jika Sob mengalami gejala awal AMS ketika sedang hiking atau trekking, hal yang sebaiknya dilakukan ialah tak melanjutkan pendakian dan segera turun ke tempat yang lebih rendah secepat dan seaman mungkin. Solusi darurat lain ialah gunakan tabung oksigen ketika Sob sulit bernafas (persiapkan sebelumnya).

Selain tabung oksigen, Acetazolamide (Diamox) berbentuk tablet dapat dikonsumsi untuk mengatasi kesulitan bernafas. Efek samping dari mengonsumsi Diamox adalah peningkatan frekuensi buang air kecil (kencing). Maka dari itu, disarankan untuk banyak minum air putih dan hindari minuman beralkohol ketika mengonsumsi Diamox. Menurut pakar kesehatan, Diamox juga bisa dikonsumsi sebelum mencapai ketinggian ekstrem sebagai antisipasi AMS. Alternatif lain selain Diamox, Sob dapat mengonsumsi daun coca (bahan dasar kokain) sebelum melakukan hiking ke dataran tinggi, tetapi sayang di Indonesia daun tersebut illegal sehingga sulit didapatkan.

[gallery size="large" ids="4539,4540,4541"]

AMS harus segera ditangani agar tak berlanjut ke tahap yang berbahaya bahkan mematikan. Jika dibiarkan atau bahkan dipaksakan, para penderita AMS dapat mengalami komplikasi seperti paru-paru basah (pulmonary edema), pembengkakan otak (cerebral edema) yang dapat menyebabkan serangan jantung, gangguan mental hingga kerusakan saraf permanen, dan koma.

Segeralah menghubungi petugas medis terdekat ketika Sob sudah berada di posko aman (terdapat sinyal handphone) jika mengalami sesak nafas berat, penurunan kesadaran/kewaspadaan dan batuk darah agar tak berkembang menjadi komplikasi berbahaya.

Untuk mencegah AMS, Sob dapat melakukan hal-hal berikut ini:

• Lakukan pendakian secara bertahap (tak memaksakan diri) • Berhenti satu atau dua hari setiap mencapai pendakian 2.000 kaki (600 mdpl) • Tidur pada ketinggian yang lebih rendah jika memungkinkan • Pelajari gejala-gejala awal mountain sickness

Jika Sob berencana traveling atau hiking ke tempat dengan ketinggian lebih dari 9.840 kaki (3.000 mdpl), persiapkan tabung oksigen secukupnya untuk persediaan beberapa hari. Periksakan juga kesehatan Sob ke dokter sebelumnya dan minta resep obat acetazolamide (Diamox) untuk perbekalan selama melakukan pendakian. Obat ini dapat membantu tubuh Sob menyesuaikan diri dengan ketinggian ekstrim lebih cepat dan mengurangi gejala minor AMS. Sebaiknya konsumsi Diamox sehari sebelum pendakian dan 1-2 hari ketika sedang melakukan pendakian. Apabila Sob memiliki penyakit darah rendah atau anemia, mintalah resep dokter untuk obat atau suplemen yang mengandung zat besi karena seseorang dengan penyakit anemia (kurang darah) lebih beresiko terkena mountain sickness. Ini diakibatkan oleh kurangnya suplai oksigen di dalam darah.

Agar terhindar dari AMS, sebaiknya Sob memperhatikan 4 hal dibawah ini ketika melakukan pendakian:

• Sediakan serta minum air putih yang cukup • Hindari konsumsi minuman beralkohol • Makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi untuk menambah tenaga • Hindari tempat dengan ketinggian ekstrem jika Sob memiliki riwayat penyakit jantung

Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? :)
#Web Source: www.nlm.nih.gov/medlineplus
Written by: @hanie_20(ig)
 

Full article →

5 KEBOHONGAN YANG ‘SAH’ DIUCAPKAN KETIKA TRAVELING

Sebagai traveler, kita kadang berhadapan dengan keadaan berbahaya seperti bertemu berandalan, gangguan atau terror dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ‘berbohong’ menjadi salah satu jalan keluar untuk terhindar dari situasi buruk. Berikut ini 5 kebohongan ‘jitu’ untuk menghindari bahaya dan gangguan ketika traveling.

1. “Tidak, Ini Bukan Pertama Kali Saya Kesini”

Kebohongan ini dapat digunakan di banyak situasi untuk menghindari keadaan bahaya atau situasi tak menyenangkan. Misalnya, ketika supir taksi bertanya apakah ini pertama kali Sob traveling ke tempat tujuan Sob. Walaupun itu merupakan pengalaman pertama, sebaiknya Sob menjawab sebaliknya. Hal ini untuk mencegah Sob ‘djipermainkan’ oleh supir taksi dengan membawa Sob ke tempat tujuan berputar-putar sehingga harus membayar lebih mahal bahkan dua kali lipat. Jika sang supir taksi berpikir bahwa Sob pernah kesana sebelumnya, dia akan langsung membawa Sob ke tempat tujuan tanpa berputar-putar.

Jawaban ini juga dapat Sob gunakan ketika bertemu orang lokal untuk berjaga-jaga dari tindak kejahatan. Contoh kasus, jika Sob berkata bahwa itu merupakan pertama kali Sob ke tempat tujuan, Sob akan dengan mudah menjadi target aksi kejahatan.

2. “Ya, Saya Punya Pacar”

Bagi Sob, khususnya ladies… jangan ragu untuk berbohong ketika ada pria ‘mencurigakan’ yang bertanya tentang pacar. Walaupun sebenarnya jones alias jomblo ngenes, ladies lebih baik mengaku punya pacar. Kenapa? Hal ini untuk mencegah hal-hal buruk seperti pelecehan seksual (hiiiii….). Jika perlu, perlihatkan foto Sob dan teman pria Sob untuk meyakinkan sang pria ‘mencurigakan’. Jika dia tetap memaksa bahkan kurang ajar, jangan ragu-ragu untuk teriak 8 oktaf, kalau perlu teriak di telinga sang pria sampai dia lari atau paling bagus pingsan hhihi….

3. “Maaf, Saya Tak Bisa Mengingat Nama Hostel Tempat Saya Menginap”

Jika Sob bertemu orang asing yang kepo atau mencurigakan dan menanyakan hotel/hostel tempat Sob menginap, jangan mudah memberitahu nama tempatnya Sob! Alternatifnya, Sob bisa menjawab bahwa Sob lupa atau menjelaskannya samar-samar.

4. “No Speak English”

Ketika traveling ke beberapa negara, adakalanya warga lokal ingin tahu latar belakang kita. Jika Sob merasa terganggu dan ingin ‘lepas’ dari situasi itu, Sob bisa bilang bahwa Sob tidak bisa berbahasa inggris. Hal ini ampuh untuk membuat mereka berhenti mencari tahu dan menjauh. Selain itu, Sob bisa menggunakan bahasa tubuh seperti mengangkat bahu untuk membuat mereka cepat pergi.

5. “Saya Traveling dengan Teman”

Traveling sendirian memang rentan jadi target kejahatan Sob khususnya para ladies. Jika Sob berada di situasi tak nyaman dan bertemu dengan orang ‘iseng’ yang menanyakan apakah Sob traveling sendirian, lebih baik Sob berbohong dengan berkata bahwa Sob traveling dengan teman tetapi berpisah sebentar untuk menyusuri kota.

#Web Source: studenttravelabout.com
Written by: @hanie_20(ig)

Full article →

Mau Ambil Foto Keren Pakai Kamera Handphone? Cek Tipsnya Disini ;)

Hai Sobatorch! Siap melakukan perjalanan? Kebetulan akhir pekan ini ada libur panjang dan lengkap dengan banyak acara menarik! Iya! Hari kemerdekaan Republik indonesia! Yang untungya juga jatuh pada hari senin, jadilah ada long-weekend lengkap dengan banyak kegiatan menarik untuk dipotret!

Nah, bagaimana kalau Sob sedang melakukan perjalanan dan hanya bawa kamera pocket HP supaya gak terlalu berat? Emang bisa ya buat foto bagus? BISA!! Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diulik sedikit biar foto kamera saku atau handphone bisa jadi menarik. Apa saja tips-tips itu? Berikut 5 tips untuk memaksimalkan kamera handphone atau kamera saku.

1. Ambil Selfie!!!

Iya! Kamera kecil seperti yang ada di kamera hp dan pocket sangat ideal untuk selfie atau wefie! Bayangkan kalo foto selfie memakai DSLR! Berat Sob! Kagok pula...

Nah untuk memaksimalkan selfie, ingat untuk cari tahu belahan wajah dan pose “terbaik”, lalu cari latar belakang keren. Sesuaikan komposisi muka dan latar, angan sampai mukanya ngabisin tempat, atau malah sebagian muka kepotong ga masuk frame. Kalau sudah oke? jepret! lalu bagikan di sosial media! lumayan untuk bukti jalan-jalan, Jangan lupa tag torch ya..

2. Pelajari Kelemahan Kamera

Tiap kamera mau sebagus apapun pasti ada kelemahannya, biasanya kelemahan terbesar adalah si pengguna gatau cara memaksimalkan kameranya #eh. Nah, sekarang Sob harus tau kelemahan kameranya apa supaya bisa melakukan antisipasi :D

Biasanya kamera HP/Saku akan lemah untuk:
  • Foto aksi kecepatan tinggi
Solusinya: Hindari mengambil foto kegiatan aksi atau mengunakan mode burst atau... belajar teknik panning.
  • Fotografi dalam cahaya kurang terang
Solusinya: Hindarilah memotret di daerah remang-remang.
  • Zoom digital yang “pecah”
Solusinya: Jangan pake zoom digital, kalo perlu lebih dekat? Ya jalanlah mendekati obyek.

Bagaimana kalau kelemahan kameranya gak bisa diakali? Seperti terlalu gelap atau terlalu cepat? Kalau begitu yah saatnya kita duduk dan menikmati pengalaman perjalanannya. Setuju kan? Menikmati perjalanan lebih asyik daripada membuang waktu mengutuki kamera.

3. Belajar Komposisi Sederhana

Salah satu kunci foto yang menarik ialah terletak pada komposisi. Apa itu komposisi? Komposisi, bahasa awamnya adalah cara menempatkan obyek foto. Salah satu komposisi yang paling mudah adalah aturan sepertiga atau rule of third, yaitu menaruh obyek pada titik sepertiga dari bingkai.

Aturan ini juga berguna untuk foto landscape lho! Cara pakainya adalah dengan menempatkan  bagian pemandangan sepertiga dari foto yang diambil.

[gallery columns="2" size="full" ids="3862,3863"] 4. Cari Obyek Menarik, Mendekat dan Cari Sudut Foto

Tips ini bisa berlaku secara harfiah dan kiasan. Kalau ada satu obyek menarik untuk difoto, cobalah mendekat dan mengira-ngira bagaimana hasilnya ketika difoto, lalu “mendekat” dan cari  ada hal apa yang membuat kita tertarik pada benda itu.  Setelahnya, cari “sudut pandang” atau  cara kita menceritakan hal menarik tadi ke orang lain.

Tenang saja, saat kita sedang melakukan perjalanan, hampir semua yang kita lihat adalah hal baru dan menarik untuk diceritakan. Sebagai contoh, makanan sagu sangat menarik untuk diceritakan pada orang yang belum pernah mencobanya.

5. Proses Fotonya!

Setelah foto selesai diambil, mari proses dengan mengira-ngira bagaimana caranya membuat foto itu lebih baik lagi. Ingat! Banyak 'jalan keluar' untuk menghasilkan foto yang lebih baik selain dengan meng-upgrade/membeli gear baru.

Selain itu, kita juga bisa memproses foto menggunakan apps atau software post produksi. Hal ini gak haram juga Sob. Hampir semua foto hasil fotografer terkenal juga melewati proses post-produksi kok, minimal contrast, saturation dan exposure.

Masih nggak percaya kamera hp/pocket gak bisa ambil foto bagus? Coba cek akun IG @xcanadian

 
Written by: Icak (@darmastyo)
Edited by: @hanie_20
 

Full article →

TIPS MELANCONG KE MALDIVES, SANG SURGA DUNIA

Maldiiiiiiveees, salah satu kepulauan sekaligus negara terkecil di Asia ini memang terkenal sebagai the heaven on earth atau ‘surga dunia’ Sob. Hamparan pasir putih dan jernihnya laut biru menjadi daya  pikat pariwisata di pulau ini. Suasananya yang tenang dan romantis juga menjadi daya tarik para traveler yang ingin berbulan madu (buat yang masih jomblo, jangan khawatir! Sob bisa cari jodoh warga lokal disini hhehe…). Jika Sob tertarik untuk melancong kesini, #TorchID punya beberapa tips menarik yang dikutip dari thevocket.com.

1. Waktu Terbaik Melancong ke Maldives

Bulan April hingga Oktober merupakan waktu terbaik untuk melancong ke Maldives Sob. Karena di bulan ini, cuaca di Maldives cerah sehingga Sob dapat menikmati cantiknya pasir putih serta jernihnya laut biru.

2. Penerbangan Murah

Jika Sob ingin melancong dengan budget yang tak terlalu besar alias hemat, Sob lebih baik merencanakan perjalanan serta memesan tiket pesawat dari jauh-jauh hari atau 3-6 bulan sebelum keberangkatan. Menurut sumber, penerbangan murah ke pulau ini tersedia di maskapai Sri Lankan Air.

3, Penginapan

Agar lebih tenang, sebaiknya Sob melakukan reservasi penginapan sebelum datang ke Maldives. Sob dapat mencari dan memesan penginapan di www.agoda.com. Harga penginapan, hotel atau resort bervariasi mulai dari $108 hingga ribuan dolar. Jangan lupa juga untuk mencetak salinan reservasi ketika berangkat ya Sob karena biasanya akan ditanya oleh petugas imigrasi bandara.

4. Transportasi

Dari bandara, Sob terlebih dulu harus naik boat atau seaplane (pesawat kecil khusus wil. perairan). Jika Sob memesan paket dari travel agent, biasanya biaya transportasi ini sudah termasuk, tetapi jika belum Sob dapat memesannya melalui situs www.transmaldivian.com.

5. Aktivitas Wisata

Dengan hamparan laut biru jernih dan ombak yang tenang tentunya disini cocok untuk melakukan snorkeling dan diving. Kedua aktifitas ini free alias gratis Sob tetapi belum termasuk perlengkapannya hhehe… Sob bisa meminjam atau menyewa perlengkapan snorkeling/diving kepada pihak resort (berbeda di tiap resort). Aktifitas lain yang tak kalah menarik ialah memancing, keliling naik perahu dan berburu souvenir di pulau-pulau sekitarnya.

6. Mata Uang

Mata uang resmi di Maldives ialah Rufiyya. Selain mata uang ini, Sob juga bisa menggunakan USD atau Dolar Amerika untuk melakukan transaksi. Agar lebih praktis, Sob lebih baik membawa kartu debit atau kartu kredit untuk melakukan berbagai transaksi di pulau indah ini. (P.S: Jika Sob ingin membeli souvenir, tukarkan uang Sob dengan Rufiyya).

7. Room Services

Ketika berada di penginapan (resort/hotel), Sob jangan kaget bila harga makanan atau minuman tambahan cukup mahal. Ini dikarenakan kebanyakan bahan makanan dan minuman di-impor dari negara lain. Tanyakan dulu dengan jelas sebelum Sob pingsan melihat tagihan ketika check out. Hehehe :D

8. Perlengkapan Pribadi

Karena jarak resort ke klinik di Male agak jauh, Sob lebih baik berjaga-jaga membawa persediaan obat pribadi ketika melancong ke Maldives. Selain obat-obatan, barang yang paling tidak boleh ketinggalan ialah kamera dan smartphone. Untuk menyimpan perlengkapan tersebut, #Torch memiliki koleksi travel pouch yang cocok dibawa ketika traveling.  Rugiiiiiiiii…. jika Sob tidak sempat mengabadikan setiap momen di pulau indah yang dikenal dengan ‘surga dunia ini’.

Beberapa gambar menarik di Pulau Maldives, Enjoy! ;)

#Sumber gambar dan bahan tulisan: Ikram Al-Banjari (thevocket.com)
Written by: @hanie_20(ig)

Full article →

SALAM MERDEKA DARI ANAK KRAKATAU!

Merayakan hari kemerdekaan di lapangan dan mengikuti berbagai perlombaan memang sudah biasa Sob. Tapi bagaimana ya rasanya merayakan 17 Agustus di tempat tak biasa seperti  di Anak Krakatau?

Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatera ini merupakan gunung api yang muncul pada tahun 1927 atau  40 tahun setelah erupsi dahsyat Gunung Krakatau pada tahun 1883. Gunung ini tergolong sebagai gunung api aktif yang masih bertambah ketinggiannya setiap tahun.

[gallery columns="2" size="full" ids="3892,3891"]

Dikelola oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung, gunung tak berpenghuni yang memiliki luas sekitar 320 Ha ini termasuk kedalam kawasan Cagar Alam Krakatau. Dengan total seluas 13.605 Ha, kawasan Cagar Alam Krakatau ditetapkan sebagai salah satu World Heritage atau warisan peninggalan dunia oleh UNESCO.

Pendakian ke Anak Krakatau ini seruuuu walau medan yang ditempuh lumayan sulit. Selama kurang lebih 40  menit waktu pendakian, para pendaki akan melewati medan berpasir hitam yang membuat langkah menjadi agak berat. Oleh karena itu, para pendaki disarankan untuk memakai perlengkapan yang nyaman seperti T-Shirt, backpack, pouch, dan sandal atau sepatu gunung agar memudahkan selama pendakian.

Perlu Sob ketahui, para pendaki tidak diijinkan untuk mendaki sampai puncak Anak Krakatau. Hal ini dikarenakan puncak Anak Krakatau merupakan kawah yang masih aktif dan terkadang menimbulkan letusan-letusan kecil sehingga berbahaya untuk didaki. Para pendaki hanya diijinkan masuk hingga ketinggian 200 meter di atas permukaan laut (pos terakhir) dan biasanya akan ditemani serta diawasi oleh petugas dari BKSDA Lampung.

Meskipun trek yang dilalui cukup menguras tenaga, tapi pemandangan yang disuguhkan sangat indah sehingga pendakian pun tak terasa membosankan. Di ‘puncak’ alias pos terakhir, Sob dapat memandangi birunya langit dan laut Pantai Anak Krakatau.  Disini juga para pendaki bisa melakukan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan pada 17 Agustus.

Jika Sob berkesempatan melakukan upacara bendera disini, Sob akan merasa tersentuh dan sangat bangga menjadi warga negara Indonesia yang memiliki sejuta kekayaan serta keindahan alam. Tentunya Sob juga akan lebih menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah susah payah merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Untuk membuktikan kecintaan dan rasa hormat Sob terhadap Indonesia dan para pahlawan, tak usah muluk-muluk, Sob dapat membuktikannya dengan menjaga kelestarian alam dan tidak berbuat kerusakan seperti vandalisme (coret-coret sembarangan) dan buang sampah sembarangan.

Yuk, jaga dan lestarikan alam Indonesia :) Jangan biarkan anak cucu kita kelak tak bisa menikmati keindahan alam Indonesia Sob…

Pesan Lestarikan Alam dari Raisa

 
#Sumber gambar & bahan tulisan berasal dari beberapa web dan blog.
Written by: @hanie_20(ig)

Full article →

Mau Traveling Hemat ke Thailand? Cek Tipsnya Disini Sob!

Thailand yang dikenal dengan Negeri Gajah Putih ini menyimpan sejuta pesona wisata, mulai dari hutan, pantai-pantai yang indah, tempat diving, makanan enak serta harga fasilitas traveling yang relatif terjangkau. Jika Sob ingin traveling kesini, #TorchID punya beberapa tips hemat yang bermanfaat untuk Sob semua.

*Typical Costs

chuyen-hang-tu-thai-lan-ve-viet-nam (1)   1. Akomodasi

Penginapan di Thailand (rata-rata) memiliki harga sewa yang cukup murah Sob, mulai dari Guest House seharga ±Rp 90ribu per malam di daerah kota hingga ±Rp 50ribu per malam di daerah pinggir kota/pedesaan. Jika Sob ingin bermalam di penginapan dengan fasilitas lebih lengkap, Sob dapat memilih penginapan atau bungalow sederhana dengan harga sewa sekitar Rp 221ribu per malam. Selebihnya, harga sewa kamar hotel dan bungalow di tempat wisata/pantai dapat Sob temui mulai dari Rp 650ribu per malam.

Rekomendasi penginapan: Suk 11 Guesthouse (Bangkok), Chada Guesthouse (Bangkok), Julies (Chiang Mai), Kodchasri B&B (Chiang Mai), Pooh’s (Ko Lipe), Greenhouse (Khao Yai).

2. Makanan

Ketika traveling ke Thailand, tak usah takut kelaparan Sob! Banyak makanan enak disana dengan harga yang ‘miring’. Sob bisa membeli makanan di kios-kios pedagang kaki lima dari harga mulai Rp 8ribu hingga Rp 20ribu. Ingin mencoba makanan lokal? Sob bisa memperolehnya di resto terdekat dengan harga Rp 45ribu- Rp 65ribu.

Rekomendasi tempat makan: Isao Sushi (Bangkok), Catalana Tapas (Bangkok), Om Ganesh Indian (Ko Phangan), Dada Kafe (Chiang Mai).

3. Transportasi

Bukan hanya makanan saja yang murah Sob, harga transportasi disana pun cukup terjangkau. Sob bisa membeli tiket bus lokal seharga Rp 3500 (sekali jalan), Metro dan Skytrain di Bangkok seharga Rp 6500- Rp 19500 (sekali jalan) sedangkan ongkos taksi sebesar Rp 23ribu- Rp 40ribu. Opsi lainnya, Sob dapat membeli tiket kereta terusan (1 hari) sekitar Rp 90ribu; boats/perahu menuju pulau sekitar Rp 90-180ribu.

Tips tambahan: Lebih baik Sob membeli tiket terusan bus atau boat secara terpisah

4. Paket Tur Untuk menghemat pengeluaran, Sob dapat ikut tur yang diadakan oleh travel agent seperti tur perhari dengan budget sebesar Rp 221ribu hingga Rp 455ribu. Bagi Sob yang suka diving, Sob dapat mengambil kursus sertifikasi diving PADI yang cukup terkenal di Thailand seharga ±Rp 3.900.000.

Rekomendasi agen perjalanan: Elephant Nature Park (Chiang Mai), Sairee Hut Diving (Ko Tao), World Divers (Ko Tao).

*Tips Menghemat Pengeluaran

  Thailand 2 1. Go Local

Cara termudah untuk berhemat ialah dengan berperilaku seperti masyarakat lokal. Sob dapat menggunakan bus lokal dan makan makanan kaki lima yang banyak dijajakan di pinggir jalan. Jika Sob menginap di Guest House yang murah dan makan makanan kaki lima, Sob dapat berhemat dengan hanya menghabiskan sekitar Rp 130ribu sehari.

2. Makanan Kaki Lima

Jangan takut untuk makan makanan yang dijual oleh pedagang kaki lima Sob! Karena rasa dan kualitasnya sama seperti makanan di restaurant. Dengan membeli makanan disini, Sob bisa menghemat lebih dari setengah harga yang ditawarkan di restaurant.

3. Happy Hours

Di Thailand, Sob dapat menemui berbagai promo Happy Hours seperti beli 2 gratis 1 (untuk makanan atau minuman tertentu).

 

Berikut ini ialah beberapa tempat traveling seru di Thailand....

 
#Sumber gambar&bahan tulisan berasal dari www.tipstraveling.com + beberapa web/blog lainnya.
Written by: @hanie_20(ig)

Full article →

Bosan ke Pangandaran? Kunjungi 6 Destinasi Wisata Alternatif Ini Yuk!

Bagi masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya mungkin tidak asing lagi dengan Pangandaran. Pangandaran merupakan salah satu daerah wisata di Kabupaten Ciamis yang terkenal dengan pantai dan berbagai wisata air lainnya. Namun pada saat libur panjang, daerah ini dapat dipastikan penuh sesak dengan wisatawan yang datang berkunjung. Lusa kemarin, salah satu tim #TorchID mengunjungi 6 destinasi wisata keren yang terletak tidak jauh dari Pangandaran, tepatnya di daerah Cijulang dan Cimerak.  Mau tau tempat apa saja yang dikunjungi? Yuk simak review lengkapnya dibawah ini :)

1. Batu Karas
Pantai Batu Karas, Cijulang
Pantai Batu Karas, Cijulang

Batu Karas merupakan salah satu destinasi pantai yang dapat Sob temui di daerah Cijulang, Kabupaten Ciamis. Pantai ini memiliki pasir putih yang indah serta ombak yang kuat sehingga  cocok untuk berenang dan berselancar. Jika berkunjung kesini, Sob juga bisa mencoba berbagai wahana air seperti perahu, banana boat, doughnut boat dan jet ski. Kelebihan lainnya dari Batu Karas ialah tidak terlalu banyak wisatawan yang datang sehingga Sob bisa lebih leluasa menikmati suasana pantai bersama teman ataupun keluarga.

Tips:

Bulan November-April merupakan waktu terbaik untuk menikmati pantai Batu Karas karena ombaknya yang sangat kuat dan cantik. Selain itu, jika Sob ingin berenang atau berselancar pilih spot paling ujung karena terdapat ombak dua arah. Namun ingat untuk selalu berhati-hati ya Sob! :)

2. Green Canyon

Green Canyon, Cijulang
Green Canyon, Cijulang

Sob pasti sudah tak asing lagi dengan tempat wisata satu ini kan? Yup, Green Canyon atau Cukang Taneuh yang terletak di Cijulang ini memiliki air sungai indah berwarna tosca yang dikelilingi hutan dan tebing. Dengan 125 ribu, Sob dapat menelusuri Grand Canyon dengan perahu hingga sampai di air terjun yang dikelilingi bebatuan. Disini, Sob juga bisa berenang di sekitar air terjun… tapi ingat Sob waktunya dibatasi hanya 45 menit hingga 1 jam karena harus bergantian dengan wisatawan lainnya.

Tips:

Waktu terbaik untuk berkenjung ke Green Canyon ialah pada saat kemarau karena air sungai akan berwarna tosca  jernih dan lebih tenang. Selain itu, jika Sob berkunjung pada musim liburan sebaiknya datang lebih pagi agar tidak mengantre lama. Ketika sampai di Green Canyon, Sob harus selalu menggunakan pelampung yang disediakan pengelola serta pilih busana dan alas kaki yang nyaman dan aman karena bebatuan di sekitar air terjun cukup licin.

3. Bandar Udara Nusawiru

Hanggar Pesawat Bandar Udara Nusawiru
Hanggar Pesawat Bandar Udara Nusawiru, Cijulang

Di Cijulang terdapat satu bandar udara yang khusus digunakan oleh pesawat-pesawat kecil seperti pesawat latihan sekolah penerbangan hingga pesawat charter atau sewaan milik menteri kelautan dan perikanan, Ibu Susi. Jika Sob tertarik berkunjung ke Cijulang menggunakan pesawat charter ini, Sob dapat melakukan reservasi dari Jakarta atau Bali. Harga tiket per-orangnya cukup mahal sih Sob, sebesar 1.5 juta rupiah tapi demi pengalaman baru, why not ya Sob?! Hhe :D

[gallery columns="2" size="medium" ids="3278,3280"]

Tips: Sebenarnya foto-foto di hanggar dilarang Sob XD …Tapi kalau Sob ingin, lebih baik datang pagi-pagi sekali sebelum petugas kemanan datang untuk melakukan kontrol (peace ^^v)

4. Pelelangan Ikan

Pelelangan Ikan, Cijulang
Pelelangan Ikan, Cijulang

Tak jauh dari Bandar Udara Nusawiru, Sob dapat berkunjung ke tempat pelelangan ikan. Disini Sob dapat membeli ikan yang baru ditangkap oleh para nelayan. Tapi sayang, ketika tim #TorchID datang, tempat pelelangannya masih tutup karena libur lebaran.

Tips: Waktu terbaik untuk kesini ialah pada subuh-pagi hari ketika nelayan baru selesai menangkap ikan. Di pagi hari, Sob juga bisa mendapatkan bonus melihat pemandangan indah ketika matahari terbit.

5. Pantai Indah Madasari

Pantai Indah Madasari
Plang Pantai Indah Madasari, Cimerak

Tak jauh dari Cijulang, tepatnya di Cimerak, Sob bisa berwisata ke Pantai Indah Madasari. Sama seperti pantai Batu Karas, pantai Indah Madasari tidak terlalu ramai oleh wisatawan sehingga Sob bisa menikmati suasana pantai dengan lebih leluasa. Di pantai yang landai ini, Sob juga dapat bermain pasir dan berenang di pinggiran pantai. Disini juga terdapat spot yang cukup unik untuk berfoto ria yaitu tebing batu… Bagi Sob yang suka foto-foto, jangan lewatkan spot ini! :)

[gallery size="medium" ids="3285,3286,3284" orderby="rand"]

Tips:

 Karena ombaknya yang cukup besar, lebih baik Sob tidak berenang ke tengah pantai… jika ingin menikmati ombak dan air laut disini, pilih spot di ujung dekat tebing batu karena ombaknya tidak terlalu besar.

6. Menara Suar Legok Jawa
Menara Suar Legok Jawa
Menara Suar Legok Jawa, Cimerak

Masih di kawasan Pantai Indah Madasari, Sob bisa berkunjung ke menara suar Legok Jawa. Menara dengan tinggi 40 meter ini berfungsi untuk membantu dan menunjukkan para navigator dalam menentukan posisi dan arah haluan kapal. Jika tertarik untuk melihat pemandangan pantai yang luas, Sob dapat naik ke atas menara dengan menggunakan tangga yang tersedia. Rasa takut akan ketinggian terbayar lunas ketika berhasil naik ke puncak menara dan melihat pemandangan pantai yang menakjubkan! :D

[gallery size="medium" ids="3288,3291,3289"]

Tips: 

Sebelum naik ke puncak menara, Sob harus meminta ijin dulu kepada petugas. Selain itu, Sob juga harus berhati-hati ketika naik tangga karena banyak anak tangga yang sudah agak rapuh.

Bagaimana Sob, tertarik untuk berwisata ke 6 tempat diatas? Jika Sob punya pengalaman atau tips seputar tempat wisata alternatif di Pangandaran atau daerah Kabupaten Ciamis lainnya, silahkan share di kolom komen ya :)

Documented & Written by:
@hanie_20 (ig)

Full article →

MAU MUDIK PAKE MOTOR? PERHATIKAN DULU 5 HAL INI SOB!

Hi Sob! Musim mudik udah tiba niiih… Bagi Sobikers yang punya rencana mudik menggunakan motor ada baiknya perhatikan dulu 5 hal ini agar perjalanan Sob aman, nyaman dan lancar.

1. Motor   Motor

Sebelum mudik menggunakan motor, pastikan Sob punya motornya hehehe… Kidding! Sob sebaiknya memeriksa kelengkapan dan kelayakan motor  dimulai dari rem, lampu motor, rantai, spion hingga mesin motor . Selain itu, pastikan Sob tidak lupa membawa sim serta stnk untuk berjaga-jaga ketika ada pemeriksaan atau operasi zebra oleh polisi di jalan.

2. Helm

helm

Ini penting banget Sob! Jangan sampai karena terburu-buru jadi lupa pake helm hehe… Masih banyak orang yang berpikir bahwa pake helm itu biar gak ditilang polisi, ayo ngakuuu siapa yang mikir gini juga? Padahal memakai helm saat berkendara itu penting untuk melindungi diri dari kecelakaan khususnya melindungi kepala dari benturan yang bisa membahayakan diri bahkan nyawa. Selain itu, apa Sob bisa bayangin perjalanan jauh gak pake helm? Bisa dipastikan mata kelilipan, kulit jadi kotor plus kusam, hidung meler karena masuk angin, rambut acak-acakan kayak habis dijenggut mantan <<<mantan>>>… Walhasil ketika nyampe di kampung halaman, Sob bakal keliatan kayak orang yang terdampar di hutan amazon :P

3. Kostum Bikers

kostum bikers

Ketika mudik memakai motor jangan sekali-kali pake kaos oblong sama celana pendek Sob apalagi pake bikini…. Pokonya jangaan!!! Selain bakal jadi pusat perhatian juga bisa buat Sob masuk angin lalu pusing plus flu dan berakhir ngantri periksa di puskesmas. Bisa-bisa malah gagal mudik ckckck. Untuk mencegah hal konyol tersebut, sebaiknya Sob memakai kostum ala-ala bikers seperti jaket tebal atau jaket kulit, T-Shirt yang bisa menyerap keringat, masker, sarung tangan, sepatu plus kaos kaki. Jangan lupa juga bawa jas hujan dan jam tangan. Memakai jam tangan berguna agar Sob bisa mengatur waktu untuk istirahat serta melaksanakan shalat. Ingat untuk selalu istirahat setiap 2 jam sekali agar tidak kelelahan Sob!

4. Barang Bawaan

TORCH-IG-17

Ingat Sob Ini mudik bukan pindahan rumah! hehhe… Jadi bawalah barang-barang seperlunya alias jangan berlebihan. Jika memungkinkan, masukan perlengkapan mudik Sob kedalam satu daypack agar lebih ringkas. Pilihlah daypack yang memiliki desain kuat dan ringan seperti #TorchDaypack (jualan tetep ya XD ). Hal ini berguna agar Sob dapat berkendara dengan nyaman dan terhindar dari sakit badan alias pegel-pegel. Gak lucu kan Sob ketika sampai di kampung halaman malah minta dipijetin karena pegel. Selain itu, #TorchDaypack punya feature rain cover yang bisa melindungi daypack dari air hujan dan compass puller yang dapat digunakan jika  Sob nyasar :D

5. Safety Riding

keep-calm-and-safety-riding The most important of all ialah berkendara dengan nyaman dan aman. Perhatikan kecepatan motor Sob, pastikan tidak melebihi batas aman (80 KM/jam). Juga perhatikan jumlah orang yang akan kita bonceng maksimal 1 orang ya Sob jangan kayak gambar dibawah ini. motor overload

Ingaaaat ini perjalanan mudik dimana kita semua harus bisa menjaga keselamatan diri dan juga orang lain. Jangan sampai niat silaturahmi bersama keluarga di hari raya malah jadi musibah karena tidak hati-hati dalam berkendara. Selain itu, patuhi juga rambu lalu-lintas… contohnya, ketika lampu merah tandanya harus berhenti bukan malah nerobos. Kalau belum paham tentang rambu lalu-lintas, Sob bisa main ke Taman Lalu-Lintas di Jalan Belitung No. 1, Bandung. Disana Sob bisa belajar tentang rambu lalu-lintas bareng anak-anak TK hehehe.. peace Sob! :P

#Sumber gambar dan bahan tulisan berasal dari beberapa blog dan website
Written by: @hanie_20 (ig)

Full article →

10 KULINER ‘MENJIJIKAN’ KHAS MANCANEGARA

Traveling ke berbagai tempat di berbagai negara memang mengasyikan Sob… Kita bisa mendapat banyak ilmu, teman serta pengalaman baru. Namun terkadang beberapa hal seperti kebiasaan dan adat istiadat tertentu bisa bikin kita kurang nyaman, salah satu contohnya ialah soal kuliner. Di negara-negara tertentu, banyak jenis kuliner ‘tidak biasa’ dan bahkan menjijikan. Berikut 10 kuliner mancanegara yang dianggap ‘menjijikan’ untuk di konsumsi oleh masyarakat awam.

1. Sup Janin (Cina)

[caption id="attachment_3177" align="aligncenter" width="460"]janin Janin[/caption]

Dari namanya saja langsung bikin kita mengernyitkan dahi ya Sob? :S

Sup kontroversial asal Cina ini memiliki ‘bahan baku’ janin manusia berusia 6 hingga 8 bulan. Konon, sup janin berkhasiat untuk menambah vitalitas seksual dan juga ‘obat’ awet muda. Menurut berbagai sumber, sup janin ini dibandrol hingga Rp 40 juta tergantung persedian ‘bahan baku’. Makin tua umur janin maka harganya akan semakin mahal. Namun perlu Sob ketahui, hanya restaurant-restaurant tertentu yang menjualnya dengan kode ‘baikut’. Selain baikut, mereka juga menyediakan sup plasenta yang dipercaya sebagai ‘obat’ awet muda.

2. Balut (Filipina, Kamboja, Vietnam)

[caption id="attachment_3179" align="aligncenter" width="594"]Balut Balut[/caption]

Makan telur rebus sih udah biasa ya Sob… yang ‘luar biasa’ itu makan telur rebus sekalian dengan ‘isian’ embrio unggas. Makanan khas yang bisa Sob temukan di Filipina, Kamboja dan Vetnam ini disebut balut. Sama seperti sup janin, balut berkhasiat sebagai afrosidiak (penambah vitalitas seksual) serta mengandung protein yang tinggi. Balut yang terbuat dari telur ayam atau itik ini bisa Sob temui di berbagai lapak pedagang kaki lima pada malam hari.

3. Black Pudding (Inggris)

[caption id="attachment_3178" align="aligncenter" width="649"]Black Pudding Black Pudding[/caption]

Sekilas dari namanya, mungkin Sob berpikir bahwa black pudding adalah puding manis nan kenyal yang biasa Sob santap untuk buka puasa. Tapiiii jangan salah Sob! Black pudding ini ternyata sosis khas Inggris, terbuat dari darah babi yang didinginkan hingga beku dan menyerupai sosis. Di negara asalnya, black pudding biasa dimasak dengan cara direbus, dipanggang, dibakar atau bisa juga dimakan langsung (karena sudah melalui proses pematangan sebelumnya).

4. Tikus Panggang (Indonesia)

[caption id="attachment_3174" align="aligncenter" width="498"]Tikus Panggang Tikus Panggang[/caption]

Mendengar kata ‘tikus’ tentunya yang terbesit ialah hama menjijikan yang biasa kita temui di selokan hingga rumah. Tapi apa jadinya jika hewan menjijikan satu ini dikonsumsi sebagai makanan? Inilah yang ditemui di Sulawesi Utara atau tepatnya di Minahasa. Tikus panggang khas Minahasa konon memiliki rasa gurih dan lezat yang tak jauh beda dari daging ayam. Tapi tenang Sob, tikus panggang ini bukanlah tikus bau yang biasa kita temukan di selokan ataupun rumah… melainkan tikus hutan yang dianggap ‘masih’ higienis karena belum terkontaminasi sampah-sampah rumah tangga.

5. Baby Mice Wine (Cina, Korea)

[caption id="attachment_3173" align="aligncenter" width="550"]Baby Mouse Wine Baby Mouse Wine[/caption]

Kalau biasanya minuman wine terbuat dari fermentasi anggur, Cina dan Korea memiliki wine khas yang terbuat dari fermentasi anak tikus… Ya, anak tikus Sob! Konon katanya, rasa wine ini seperti bensin mentah dan biasa diminum sehabis makan ikan-karbon-soda. Walaupun rasanya tidak enak dan bisa bikin muntah jika tidak terbiasa meminumnya, wine khas Cina dan Korea ini berkhasiat sebagai ‘tonik kesehatan’.

6. Tien Kahn (Vietnam)

[caption id="attachment_3172" align="aligncenter" width="548"]Tien Kahn Tien Kahn[/caption]

Berbahan baku hampir sama dengan Black Pudding asal Inggris, Tien Kahn asal Vietnam terbuat dari darah bebek segar yang biasa dimakan saat dingin dan saat darah dalam keadaan mengental. Di Indonesia sendiri terdapat makanan yang mirip dengan Black Pudding dan Tie Kahn, yaitu Marus. Marus terbuat dari darah sapi segar yang ditampung dan dibiarkan hingga mengeras lalu dipotong-potong berbentuk persegi panjang.

7. Casu Marzu (Italia)

[caption id="attachment_3171" align="aligncenter" width="591"]Casu Marzu Casu Marzu[/caption]

Makanan khas asal Italia ini bisa disebut BKB, ‘Bukan Keju Biasa’ hehehe... Kenapa gak biasa? Jawabannya ialah karena keju ini terbuat dari susu kambing yang dengan sengaja ‘ditumbuhi’ larva lalat keju (Piophila casei). Baunya yang menyengat serta rasanya yang kuat hingga bisa ‘membakar lidah’ membuat keju satu ini dilarang dikonsumsi di negara-negara Uni Eropa karena dapat membahayakan kesehatan. Konon, satu potong casu marzu dapat dipenuhi dengan ribuan belatung hidup (yaiiiks!).

8. Escamoles (Meksiko)

[caption id="attachment_3176" align="aligncenter" width="502"]Escamoles Escamoles[/caption]

Sekilas… escamole, makanan asal Meksiko ini terlihat seperti kacang-kacangan. Tapi tahukah Sob terbuat dari apakah escamole??? Makanan ini terbuat dari telur semut hitam yang dimasak dengan berbagai rempah-rempah dan memiliki cita rasa gurih, agak pedas serta bertekstur lembut seperti keju.

9. Serangga Goreng (Thailand)

[caption id="attachment_3170" align="aligncenter" width="508"]Serangga Goreng Serangga Goreng[/caption]

Sob… selain ‘shemale’, Thailand juga terkenal dengan penganan atau snack unik yang satu ini. Yap! Apalagi kalau bukan serangga goreng. Segala jenis serangga mulai dari belalang hingga kecoa dapat Sob temui dan cicipi disini. Rasanya yang gurih serta ‘kriuuuk’ hampir mirip dengan udang. Bedanya ialah ketika dikunyah akan keluar cairan yang hmmm… susah diungkapkan dengan kata-kata. Penasaran Sob? Coba sendiri ya :P

10. Bola Mata Ikan Tuna (Jepang) [caption id="attachment_3175" align="aligncenter" width="634"]Bola Mata Ikan Tuna Bola Mata Ikan Tuna[/caption]

Jepang memang terkenal dengan kuliner lautnya yang dihidangkan fresh (mentah) seperti sushi dan sashimi. Tapi tahukah Sob bahwa masyarakat Jepang juga suka mengonsumsi bola mata ikan tuna mentah? Rasanya yang lembut dan kenyal seperti cumi-cumi serta kandungan lemak yang baik untuk kesehatan, menjadikan makanan ini cukup diminati oleh masyarakat Jepang. Sayangnya, mata ikan tuna mentah ini harganya cukup mahal dan hanya disediakan di restaurant-restaurant Jepang papan atas.


#Sumber gambar dan bahan tulisan berasal dari beberapa blog dan website
Written by: @hanie_20 (ig)

Full article →

Tantangan Berpuasa di 'The Land Locked Country'

Berpuasa dalam perjalanan bukanlah satu hal yang biasa saya lakukan. Tetapi pada Bulan Ramadhan taun 2014, saya harus berpuasa sebulan penuh dalam perjalanan. Rasanya puasa di perjalanan itu gak banyak berbeda dengan puasa biasanya, tetep puasa normal dari sebelum matahari terbit sampai matahari terbenam tanda waktu berbuka. Cuma saja tidak selalu ada adzan berkumandang, pedagang kolak atau pedagang lain yang buka sampai sahur tiba.

Mengetahui Waktu Berbuka

Untuk mengetahui waktu Adzan, imsak atau saat berbuka, saya sangat bergantung pada Apps waktu shalat yang ada di smartphone yang saya bawa. Banyak sekali apps yang bisa digunakan diantaranya Alqibla, Athan, Prayer Times, dll.  Satu hal yang mesti diperhatikan adalah saat melakukan perjalanan yang cukup jauh, saya harus bersabar menunggu apps-apps tadi menyesuaikan antara waktu solat dan lokasinya. Jangan kuatir, A-GPS pada smartphone akan tetap aktif asalkan GPS dinyalakan walau tak ada sinyal telepon sekalipun.

[gallery size="medium" ids="3140,3141,3139"]

Tidak punya smartphone? Atau kuatir kehabisan batere smartphone? Yasudah... buka internet, cari  dan catat waktu adzan lokasi tersebut. (Gak tahu cara memakai internet? lalu kok sekarang bisa buka blog ini :p ). Bahkan kalau tak ada informasi apapun, kita bisa lihat posisi matahari untuk memperkirakan waktu shalat.

Memang dari semua metode diatas, tidak bisa menjamin waktu solatnya tepat 100%. Mungkin bisa berbeda beberapa menit. Tetapi setidaknya perkiraan yang kurang tepat lebih baik daripada gak nyobain apa-apa. Tentu saja, lebih baik gak sengaja buka puasa kecepetan daripada gak buka puasa sama sekali.. hhe.

Persiapan Sahur

Eh, ada hal lain yang harus disiapkan nih kalo puasa pas perjalanan.

Sahur...

Iya sahur! Masalah ini agak tricky karena saya harus menyiapkannya dari malam saat berbuka puasa. Ada satu, eh dua pelajaran pahit yang mengakibatkan saya gagal sahur.

Satu, berhati-hatilah pada memilih makanan untuk sahur!

Saat berpuasa di Laos, negara yang dijuluki 'The Land Locked Country', tepatnya di kota PagBeng,  saya terpaksa membuang roti sandwich untuk sahur karena mayonaise, selada dan acarnya sudah memiliki aroma yang sangat menggoda dan menarik! Untuk lalat! bukan untuk manusia normal seperti saya. Alhasil hari puasa ke-18, saya harus sahur dengan coklat dan snack lain yang untungnya selalu  saya siapkan untuk keadaan darurat. Di kota mungil mirip dusun ini gak mungkin jalan-jalan dini hari untuk cari makanan.

[caption id="attachment_3142" align="aligncenter" width="518"]Roti Baguette untuk Sandwich Khas Laos Roti Baguette untuk Sandwich Khas Laos[/caption]   Kedua, berhati-hatilah pada bantal dan tempat tidur!

Serius! Hari ke-21, saya sudah menyiapkan roti sandwich ayam tanpa mayonaise, telor, selada dan acar (tentu saja hasil belajar dar kejadian sebelumnya) lengkap dengan tambahan buah-buahan yang sudah disiapkan. Eh, saya ketiduran.

Ketika di Thailand dan Malaysia, saya masih bisa makan sahur berupa nasi hasil bungkus atau dari toko waralaba 24 jam. Berbeda saat di Laos, saya hampir selalu menggantungkan nasib sahur saya pada sandwich ala Prancis. Untungnya Bangsa Laos yang bekas jajahan Prancis ini mampu memasak roti Baguette seenak bekas penjajahnya itu. Selain roti sandwich Baguette, saya juga melaha pizza. Satu dus pizza instan dan satu pak biskuit rasa ayam dari sebuah warung pinggir jalan di kota Muang Xai, Oudomxay.

[caption id="attachment_3143" align="aligncenter" width="514"]IMG_7035 Satu Bungkus Biskuit Ayam dan Pizza Instan[/caption]

PS: Bagaimana rasanya berpuasa diantara semua orang yang gak puasa? Pasti banyak dong melihat makanan dan orang-orang makan pas masih puasa? Jawabannya adalah... Biasa aja. Memang saya banyak melihat makanan dan orang makan saat saya berpuasa dalam perjalanan. Tapi saya tidak melihat ada masalah apa-apa. Toh, saya puasa untuk menahan diri dari nafsu, lapar dan haus, bukan menahan orang lain dari apa yang mereka percaya.

  Written by: Icak Darmastyo (ig: @darmastyo) Edited by: @hanie_20

Full article →

Sob! Jangan Dulu Mulai Traveling Sebelum Cek 10 Hal Ini

Sebelum Sobatorch melakukan perjalanan ke luar negeri, sebaiknya cek dulu 10 hal ini agar perjalanan Sob lancar dan terhindar dari masalah.

1. Passport dan Visa Dua dokumen ini wajib Sob siapkan dengan baik sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri. Sob juga harus memastikan masa berlaku passport. Untuk amannya, pastikan masa berlaku passport tidak kurang dari 6 bulan. Jika kurang dari 6 bulan, ada baiknya Sob memperpanjang passport sebelum melakukan perjalanan.

2. Reservasi Sob lebih baik melakukan reservasi seperti reservasi akomodasi (penginapan, transportasi) dari jauh hari sebelum jadwal keberangkatan khususnya jika Sob pergi pada peak season. Hal ini berguna agar Sob mendapatkan akomodasi yang baik dengan harga yang tidak terlampau mahal.

3. Tiket Pesawat Sama dengan reservasi akomodasi, Sob juga dapat booking tiket pesawat dari jauh hari sebelum jadwal keberangkatan. Jika Sob berencana pergi pada saat peak season, Sob bisa hunting tiket pesawat promo 3-4 bulan sebelum keberangkatan. Konon, waktu terbaik untuk memesan tiket adalah pada hari Rabu atau Kamis.

4. Kartu debit/Kartu kredit Selain membawa uang cash, Sob bisa membawa kartu debit ataupun kartu kredit selama perjalanan ke luar negeri. Akan tetapi, pastikan dulu kartu debit atau kredit tersebut dapat digunakan di negara tujuan. Selain itu, pastikan juga limit kartu kredit sebelum berangkat.

5. Salinan Dokumen Untuk berjaga-jaga, ada baiknya Sob membawa beberapa salinan dokumen perjalanan penting seperti KTP, passport dan visa. Selain itu, Sob juga dapat membawa salinan form asuransi dan medical record atau catatan kesehatan.

6. Buku Panduan Jika Sob melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa didampingi guide, buku panduan dapat menjadi alternatif utama untuk membantu Sob mencari tempat-tempat wisata serta petunjuk arahnya.

7. Obat-obatan Ada baiknya Sob mempersiapkan obat-obatan pribadi dan melakukan medical check-up untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan.

8. Itinerary atau Rencana Perjalanan Buat list atau daftar rencana perjalanan Sob selama melakukan traveling ke negara tujuan. Hal ini berguna agar Sob dapat menentukan tempat apa saja yang ‘harus’ didatangi disana. Untuk berjaga-jaga, Sob juga dapat memberikan salinan itinerary ke keluarga atau teman terdekat.

9. Download Aplikasi Guna mempermudah Sob selama perjalanan, download beberapa aplikasi seperti aplikasi translator (penerjemah), map (peta/penunjuk arah) dan transit schedules (jadwal transportasi/perjalanan).

10. Barang Bawaan Sebelum berangkat, cek dan pastikan barang bawaan Sob supaya tidak ada yang tertinggal. Selain itu, Sob juga harus memastikan serta memilah barang-barang apa saja yang akan Sob bawa di kabin pesawat, jangan sampai melanggar ketentuan.

  Content Source: www.ricksteves.com/travel-tips/trip-planning/travel-checklist  

Full article →

6 Cara Traveling Hemat ke Singapore

Walau Singapore terkenal dengan negara yang memiliki biaya hidup tertinggi di Asia Tenggara, bukan berarti kita gak bisa traveling kesana dengan budget hemat loh Sob. Ada 6 cara atau tips untuk traveling hemat ke Singapore ala #TorchID

1. Hunting Tiket Murah Untuk menghemat budget, sebaiknya Sob menggunakan jasa maskapai low cost dengan memesan tiket dari H-7 hingga H-16 sebelum keberangkatan. Biasanya harga tiket yang dipesan pada rentang waktu tersebut lebih murah dibandingkan dengan memesan secara mendadak (H-3 atau H-2 sebelum keberangkatan)

2. Penginapan Murah Sebelum berangkat, Sob dapat mencari informasi mengenai penginapan murah sesuai dengan budget yang dimiliki. Terdapat beberapa hotel dengan rate dibawah 500 ribu atau jika Sob ingin lebih hemat, Sob dapat menginap di hostel dengan rate 100 ribu+++ #FYI: Berbeda dengan hotel, hostel memiliki konsep seperti asrama dimana satu kamar bisa diisi oleh lebih dari satu orang

3. Bawa Barang Seperlunya Usahakan untuk membawa barang seperlunya, bila memungkinkan bawalah hanya satu daypack dan satu pouch untuk memangkas biaya bagasi. Daypack dan travel pouch dapat Sob bawa ke kabin pesawat (tidak perlu disimpan di bagasi)

4. Tourist Pass Untuk transportasi selama berada di Singapore, Sob bisa membeli tourist pass (TP) dari harga S$10 (untuk 1 hari), S$16 (untuk 2 hari) dan S$20 (untuk 3 hari) yang dapat digunakan untuk naik MRT, LRT dan bus. TP ini dapat Sob beli di loket tiket MRT.

[gallery columns="2" size="full" ids="2941,2942"]

Jika lebih dari 3 hari, Sob dapat mengubah TP ini dengan normal ez-link card (NELC) seharga S$12 dengan S$7 saldo tiket dan S$5 saldo mengendap. Dibandingkan dengan NELC, TP lebih hemat karena sudah termasuk seluruh biaya transportasi (all in) sedangkan NELC digunakan sesuai dengan jumlah saldo dan tarif masing-masing moda transportasi

5. Bawa Tumblr Karena harga air mineral kemasan disana cukup mahal (sekitar $1), Sob dapat membawa tumblr atau botol kosong untuk selanjutnya diisi oleh air keran siap minum di banyak tempat umum seperti toilet dan taman. Walau gratis, Sob tetap harus pintar memilah-milah air keran yang akan diminum. Perhatikan bau dan warna airnya sebelum minum

6. Tempat Wisata Gratis Selain tempat berbayar seperti Universal Studio, Singapore memiliki beberapa spot tempat wisata yang gratis seperti Marina Barrage (bendungan yang menjadi pusat sistem irigasi), Sustainable Singapore Gallery (berada di Marina Barrage, gedung ini memiliki galeri dan pusat informasi mengenai pengelolaan air bersih dan habitat organik di Singapore) dan Singapore Botanic Garden (taman terbesar yang sering dijadikan tempat kebugaran)

Jika Sob punya tips lain untuk traveling hemat ke Singapore, Sob bisa tambahkan di kolom komen ya... Thank You :)
Written by: hanie_20

Full article →

Buka Puasa? Coba Resep Jus Sehat Ini

Hi SobaTorch! Bentar lagi waktunya buka puasa nih... Sudah menyiapkan tajil untuk berbuka? Kalau belum, Sob bisa coba resep jus yang satu ini. Selain enak dan segar, jus ini juga menyehatkan loh karena mengandung banyak vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh Sob.

MangOrange Juice

jus-mangga

Bahan:
  • Mangga aromanis 2 buah
  • Jeruk peras 1 buah
  • Air soda 200 ml
  • Gula Pasir 1 sendok makan (atau sesuai selera)
  • Es batu secukupnya
Cara Pembuatan:
  1. Blender mangga serta perasan jeruk, gula dan air hingga lembut
  2. Siapkan gelas serta tambahkan air soda, lalu tuang jus MangOrange ke dalam gelas
  3. Terakhir, sajikan jus dengan menambahkan es batu secukupnya

Full article →

Sob! Jangan Dulu Mulai Traveling Sebelum Cek 10 Hal Ini

Sebelum Sobatorch melakukan perjalanan ke luar negeri, sebaiknya cek dulu 10 hal ini agar perjalanan Sob lancar dan terhindar dari masalah.

1. Passport dan Visa Dua dokumen ini wajib Sob siapkan dengan baik sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri. Sob juga harus memastikan masa berlaku passport. Untuk amannya, pastikan masa berlaku passport tidak kurang dari 6 bulan. Jika kurang dari 6 bulan, ada baiknya Sob memperpanjang passport sebelum melakukan perjalanan.

2. Reservasi Sob lebih baik melakukan reservasi seperti reservasi akomodasi (penginapan, transportasi) dari jauh hari sebelum jadwal keberangkatan khususnya jika Sob pergi pada peak season. Hal ini berguna agar Sob mendapatkan akomodasi yang baik dengan harga yang tidak terlampau mahal.

3. Tiket Pesawat Sama dengan reservasi akomodasi, Sob juga dapat booking tiket pesawat dari jauh hari sebelum jadwal keberangkatan. Jika Sob berencana pergi pada saat peak season, Sob bisa hunting tiket pesawat promo 3-4 bulan sebelum keberangkatan. Konon, waktu terbaik untuk memesan tiket adalah pada hari Rabu atau Kamis.

4. Kartu debit/Kartu kredit Selain membawa uang cash, Sob bisa membawa kartu debit ataupun kartu kredit selama perjalanan ke luar negeri. Akan tetapi, pastikan dulu kartu debit atau kredit tersebut dapat digunakan di negara tujuan. Selain itu, pastikan juga limit kartu kredit sebelum berangkat.

5. Salinan Dokumen Untuk berjaga-jaga, ada baiknya Sob membawa beberapa salinan dokumen perjalanan penting seperti KTP, passport dan visa. Selain itu, Sob juga dapat membawa salinan form asuransi dan medical record atau catatan kesehatan.

6. Buku Panduan Jika Sob melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa didampingi guide, buku panduan dapat menjadi alternatif utama untuk membantu Sob mencari tempat-tempat wisata serta petunjuk arahnya.

7. Obat-obatan Ada baiknya Sob mempersiapkan obat-obatan pribadi dan melakukan medical check-up untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan.

8. Itinerary atau Rencana Perjalanan Buat list atau daftar rencana perjalanan Sob selama melakukan traveling ke negara tujuan. Hal ini berguna agar Sob dapat menentukan tempat apa saja yang ‘harus’ didatangi disana. Untuk berjaga-jaga, Sob juga dapat memberikan salinan itinerary ke keluarga atau teman terdekat.

9. Download Aplikasi Guna mempermudah Sob selama perjalanan, download beberapa aplikasi seperti aplikasi translator (penerjemah), map (peta/penunjuk arah) dan transit schedules (jadwal transportasi/perjalanan).

10. Barang Bawaan Sebelum berangkat, cek dan pastikan barang bawaan Sob supaya tidak ada yang tertinggal. Selain itu, Sob juga harus memastikan serta memilah barang-barang apa saja yang akan Sob bawa di kabin pesawat, jangan sampai melanggar ketentuan.

Picture Source: http://mannatoverseas.in/

Content Source: www.ricksteves.com/travel-tips/trip-planning/travel-checklist

 

Full article →