ULAK TARTYSH, BALAP KUDA REBUTAN DOMBA!

#IcakJourney edisi #Kyrgyzstan

10 orang pengendara berkuda memasuki padang rumput. Kuda-kuda mereka berderap cepat, lalu berpisah menjadi dua tim dengan masing-masing 5 joki pengendara. Mereka berhadapan. lalu satu buah  benda menyerupai karung goni diletakkan di tengah lapangan.

Eh, karung  goni? gumpalan bulu? Bukan, itu bangkai binatang! Ya itu bangkai binatang! Bangkai apa yang tampak seperti satu bantal besar berbulu? Ternyata itu bangkai domba mati!

Sebelum Sob selesai membaca kalimat diatas, semua pengendara tadi sudah memacu kudanya, saling bertabrakan, bergumul dan memperebutkan bangkai domba yang berperan sebagai bola atau kokpar. Ini adalah Ulak Tartysh! Kaum turki menyebutnya Buzkashi, sementara di Afganishtan, Turkmenistan dan negara Asia Tengah lain mengenalnya sebagai Kokboru.

Ulak Tartysh adalah satu olahraga kaum pengendara kuda di Asia Tengah. Sekilas olahraga ini tampak seperti campuran antara rugby dan polo. Ada pergumulan, ada perebutan, ada tabrakan dan ada bangkai domba.

Para pengendara tadi dikenal sebagai Chapandaz,  mereka berebut bangkai domba tadi kemudian membawanya ke area lawan.  Tujuan dari permainan ini adalah memasukkan bangkai domba mati tadi ke satu buah gawang yang berbentuk lingkaran Kazan berdiameter 3.6 meter dan tinggi 1.5 meter. Permainan dilakukan 2x45 menit dan pemenangnya adalah tim yang memasukkan skor terbanyak.

Olahraga “bola”  ini memang unik Sob! Satu domba mati berbobot 25-30 kg dipersiapkan secara istimewa; kepala dan kakinya dipotong agar tidak  mencederai kiuda-kuda yang berharga. Setelah itu, bangkai ini dicelupkan ke air es selama 2 hari agar dagingnya alot dan tak mudah tercerai berai saat diremas, ditarik, direbut dan dilempar kesana-kemari oleh kedua tim yang berlaga.

Ulak Tartysh Ini adalah kebanggaan kaum nomaden, harta nasional bangsa Kyrgyzstan. Saking populernya olahraga ini, terdapat satu  kompetisi liga profesional khusus untuk Ulak Tartysh yang  disiarkan secara langsung oleh televisi nasional ke seluruh penjuru Kyrgyzstan.

Written & documented by: Icak (@darmastyo)
Edited by: @hanie_20

Leave a comment

Please note: comments must be approved before they are published.